7 Alasan Mengapa Kita Memerlukan Energi Alternatif, Simak!

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, kalian terlebih dahulu harus faham bahwa ada dua jenis sumber energi, yaitu sumber energi yang dapat diperbaharui (biasa disebut energi alternatif) dan yang tidak dapat diperbaharui. Faktanya, sumber energi yang tidak dapat diperbaharui tersebut dieksploitasi secara terus menerus hingga memberi kontribusi besar terhadap industri pembangkit listrik. Bisa dibilang ada ketergantungan tinggi pada jenis sumber daya ini.

Padahal mau tidak mau, suka tidak suka, sumber energi ini akan habis pada waktunya dan butuh waktu berjuta tahun untuk bisa tersedia kembali. Inilah alasan mengapa kita membutuhkan energi alternatif sebagai opsi lain sekiranya jumlah sumber daya tak terbarukan semakin menipis. Peranan sumber energi alternatif sangat disadari oleh banyak orang dan diyakini ke depannya bisa membawa ke arah yang lebih baik. Karena itulah, pengembangan sumber daya ini sedang gencar gencarnya.

Kekurangan dan Kelebihan Energi Alternatif

pros and cons alternative energy
Pros dan cons energi terbarukan

Sebelum membahas alasan penggunaan energi alternatif, kalian sebaiknya memahami kekurangan dan kelebihan sumber daya yang dapat diperbarui ini. Dari sini, kalian mungkin bisa mendapatkan gambaran betapa pentingnya energi alternatif:

Kekurangan:

  • Sumber energi alternatif masih baru dan lebih mahal. Meski cenderung lebih bersih, penggunaan energi alternatif membutuhkan biaya instalasi yang lebih besar. Tapi sebenarnya, biaya instalasi ini layak dipertimbangkan mengingat pengembalian yang dihasilkan dari energi alternatif ini, misalnya pada kincir angin.
  • Energi alternatif sendiri masih belum cukup untuk memenuhi kebutuhan energi saat ini. Seperti yang kita ketahui, permintaan energi listrik setiap waktunya naik, dan kebutuhan ini hanya bisa terpenuhi dengan gabungan antara energi tradisional dan alternatif.
  • Orang cenderung lebih sukar untuk mencoba sesuatu baru. Karena masih baru dan belum familiar, energi alternatif lebih sulit untuk mendapatkan dana investasi. Contoh kasus bisa dilihat dari peluncuran mobil listrik yang menggunakan listrik dari energi alternatif. Sayangnya, uang juga menjadi pertimbangan pengguna sehingga lebih memilih kendaraan berbahan bakar diesel atau bensin karena lebih murah.

Kelebihan:

  • Salah satu alasan terbesar mengapa banyak peneliti mempromosikan energi alternatif adalah karena lingkungan.
    Sumber energi ini tidak menghasilkan karbon emisi pada atmosfer dan karenanya dapat mengurangi polusi. Pada tahun 2019, USA menghasilkan energi listrik dari kincir angin yang dapat mencegah polusi yang setara dari 42 juta mobil.
  • Energi alternatif secara signifikan meningkatkan kualitas udara dan saluran pernafasan. Dengan kata lain, penggunaan energi ini akan membantu pemerintah untuk menghemat biaya kesehatan karena permasalahan udara (seperti asthma) setiap tahunnya.
  • Penggunaan sumber energi alternatif dapat menghemat jumlah sumber daya yang tidak dapat diperbarui. Seperti yang diketahui, sumber daya seperti fosil, minyak mentah, gas alam, dan batu bara membutuhkan waktu jutaan tahun untuk tersedia kembali sehingga harus berhemat.
  • Energi alternatif mendukung pertumbuhan lapangan kerja di seluruh dunia.

Mengapa Kita Memerlukan Sumber Energi Alternatif?

Lantas, mengapa perlu energi alternatif? Atas beberapa pertimbangan, berikut alasannya:

1. Energi alternatif akan terus ada

penggunaan energi alternatif
Statistik konsumsi energi alternatif 2013- 2019

Sumber energi alternatif seperti angin, air, sinar matahari dan lain lainnya tidak pernah akan habis sampai kiamat dan dapat diperbaharui. Penggunaannya kian meningkat tiap tahunnya, membuktikan bahwa energi ini memiliki masa depan cerah dan menjanjikan.

Berdasarkan statistik di atas, tenaga surya merupakan energi alternatif yang paling populer dengan kenaikan tiap tahunnya. Sementara itu, energi angin cenderung lebih stabil. Sebaliknya, energi air justru semakin menurun dari tahun ke tahun.

2. Energi alternatif baik untuk iklim dan kesehatan

Sumber energi alternatif lebih aman dan ramah lingkungan, sebab tidak menghasilkan polusi udara seperti pada hasil dari pembakaran batu bara. Sebagian besar sumber energi terbarukan menghasilkan sedikit bahkan tanpa karbon emisi.

Di samping itu, peningkatan jumlah kendaraan berbahan bakar fosil, aktivitas industri, dan pembangkit listrik (serta pembakaran sampah secara terbuka di banyak kota) ikut berkontribusi pada peningkatan tingkat polusi udara. Di banyak negara berkembang, penggunaan arang dan kayu bakar untuk pemanas dan memasak juga ikut menurunkan kualitas udara.

Partikel dan polutan udara lainnya yang berasal dari bahan bakar fosil dapat membuat kota sesak napas. Menurut penelitian Organisasi Kesehatan Dunia, keberadaan polusi di langit kota lah yang bertanggung jawab atas kematian dini jutaan orang yang menelan biaya miliaran.

3. Harga energi alternatif itu stabil

penurunan harga energi alternatif
Harga energi alternatif lebih murah

Pergolakan geopolitik sering kali ditandai dengan terjadinya kenaikan harga pada energi. Kabar baiknya, energi terbarukan (alternatif) tidak terlalu terpengaruh oleh krisis geopolitik, lonjakan harga, atau gangguan dalam rantai pasokan, karena lebih sering kali diproduksi secara lokal.

4. Energi alternatif membuka lapangan kerja

energi alternatif membuka lebih banyak lapangan kerja
Energi alternatif membuka lebih banyak lapangan kerja

Sebagian besar dana investasi energi terbarukan dihabiskan untuk membangun dan memelihara fasilitas pembangkit tenaga ketimbang melakukan impor energi. Dengan demikian, perusahaan/industri pembangkit tenaga alternatif tentu membutuhkan lebih banyak pegawai yang berarti menambahnya jumlah lapangan kerja.

Sekali lagi, energi panas matahari memiliki kontribusi terbesar dalam pembukaan lapangan kerja, disusul oleh energi bio, air dan angin. Yang paling sedikit ialah energi panas bumi.

5. Energi alternatif dapat diakses oleh semua orang

persebaran energi di beberapa negara
Persebaran energi di beberapa negara

Di banyak negara, energi alternatif menjadi pilihan pembangkit listrik dengan biaya murah, bahkan lebih murah dari waktu ke waktu berdasarkan statistik. Khususnya di negara negara berkembang dimana energi terbarukan merupakan suatu cara untuk memperluas akses energi ke semua penduduk, terutama mereka yang tinggal di daerah permukiman kumuh atau di pinggiran kota.

6. Energi alternatif lebih hemat

Sumber energi alternatif lebih hemat dibandingkan bahan bakar fosil karena tidak membutuhkan penggunaan bahan bakar seperti pada bahan bakar fosil, meskipun memerlukan biaya awal yang cukup besar.

7. Energi alternatif menurunkan ketergantungan

Dengan melakukan diversifikasi energi, penggunaan energi alternatif dapat menurunkan ketergantungan pada sumber energi yang tidak terbarukan. Saat ini, kita bahkan harus mengimpor untuk memenuhi kebutuhan energi. Dengan digalakkan nya energi alternatif, diharapkan jumlah import bahan bakar fosil/energi dapat ditekan.

Penggunaan bahan bakar fosil tidak lah masalah, toh energi yang kita pakai tiap hari kebanyakan berasal dari pembangkit listrik tenaga uap yang notabenenya membutuhkan batu bara. Jika diproyeksikan, hal ini tentunya akan menjadi kabar buruk. Karena itu diperlukan tindakan antisipasi untuk mengatasi masalah energi ini. Potensi besar energi alternatif ke depannya diharapkan mampu memenuhi kebutuhan energi umat manusia.

Dimana Energi Alternatif Dapat Digunakan?

penggunaan energi alternatif
Penggunaan energi alternatif

Penggunaan energi terbarukan dapat ditemukan di mana saja. Mulai dari sektor pembangkit listrik, pengatur suhu dalam gedung, transportasi dan  industri lainnya. Berikut penjelasan singkat terkait penggunaan energi alternatif yang banyak diimplementasikan saat ini:

#Pemanas dan pendingin gedung

Contoh penggunaan energi terbarukan pada bangunan ialah pemanas air dengan bantuan energi surya, boiler dengan energi biomassa, dan panas langsung yang berasal dari panas bumi. Energi listrik alternatif juga dapat menghasilkan panas melalui pompa panas.

#Indsutri pemrosesan panas

Energi alternatif juga bisa dimanfaatkan untuk memproses makanan dan kertas, misalnya. Biomassa menyediakan sebagian besar energi panas dalam proses industri, sementara itu hidrogen yang dihasilkan juga sudah mulai memenuhi kebutuhan energi pada industri semen, besi dan baja, dan kimia.

#Dalam transportasi

Sumber energi alternatif bisa menghasilkan energi listrik untuk kebutuhan kendaraan listrik yang sedang berkembang. Selain itu, listrik terbarukan juga dapat digunakan untuk menghasilkan bahan bakar elektro, seperti hidrogen untuk bahan bakar transportasi jarak jauh, penerbangan, dan pengiriman.

Di seluruh dunia, energi alternatif sudah memasok sekitar 26% listrik pada akhir 2017. Listrik hanya berkontribusi 17% pada kebutuhan energi dunia.

Tinggalkan komentar