Cara Kerja dan Fungsi AVR Pada Genset Agar Peralatan Tidak Rusak

Kamu pasti sudah familiar dengan alat penghasil listrik yang disebut genset. Biasanya alat ini jadi andalan ketika terjadi pemadamam listrik dari PLN.  Nah ada komponen yang disebut AVR yang membangun sebuah genset, apa fungsi AVR tersebut?

Singkatnya, AVR alias Automatic Voltage Regulator adalah komponen yang bertanggung jawab untuk menjaga keseimbangan atau stabilitas nilai tegangan listrik dari sebuah generator set. Hal ini dibutuhkan karena besar voltase genset sering berubah-ubah ketika berhadapan dengan beban listrik yang juga kerap berubah.

Kenapa harus distablikan? Tentu saja perlu, karena genset digunakan untuk menyuplai listrik ke berbagai peralatan elektronik di rumah seperti kulkas, komputer, televisi dan lainnya. Tegangan listrik yang tidak stabil berefek buruk pada alat-alat tersebut dan menyebabkan kerusakan.

Misalkan komputer yang ada di rumahmu membutuhkan tegangan sebesar 220 volt. Ketika ternyata output dari genset kurang dari 220 volt maka power supply akan overload karena kekurangan tegangan sehingga memicu regulator pada power supply dapat mengalami kerusakan.

Selain pada peralatan listrik yang disupply, genset-nya pun sendiri terpengaruh oleh tidak stabil nya voltase. Genset juga dapat mengalami kerusakan karena tegangan yang terus berubah, nah di sinilah fungsi AVR sangat dibutuhkan.

Sistem Cara Kerja AVR

fungsi AVR genset
Wiring diagram AVR

Agar mudah memahami fungsi dari AVR pada genset, ada baiknya kamu paham bagaimana cara sistem AVR bekerja. Secara umum, Automatic Voltage Regulator bekerja bekerja dengan 3 tahapan.

  1. Ketika mesin genset pertama kali dihidupkan, gulungan utama generator menyala dan output tegangan genset pun muncul dan melewati AVR.
  2. AVR ini memiliki komponen berupa sensor. Jadi, ketika tegangan output genset masuk ke AVR, komponen sensor tersebut akan membaca berapa besar tegangan yang dihasilkan.
  3. Terakhir, AVR akan mengirim sinyal ke exciter yang menginformasikan apa yang harus dilakukannya sesuai besar tegangan yang dibaca sensor. Jika tegangan tinggi, maka sinyal yang diberikan adalah perintah untuk menurunkan tegangan. Begitu juga sebaliknya, sehingga tegangan pun akan tetap stabil.

Dari sini kamu bisa melihat, kerja komponen genset akan menjadi sangat berat ketika arus yang dihasilkan sangat rendah, karena harus segera dinaikkan agar menjadi normal. Alhasil, putaran mesin harus lebih kencang melebihi batas normal. Kerja terlalu berat seperti ini yang dapat menimbulkan kerusakan pada genset.

Fungsi dari AVR Genset

fungsi avr pada genset
Gambar komponen AVR

Sesuai prinsip kerjanya, fungsi AVR pada genset ini cukup penting dalam menjaga stabilitas tegangan keluar yang dihasilkan genset.  Komponen inilah yang memberi perintah pada bagian penyuplai arus penguat yang disebut exciter tentang besar tegangan output yang dihasilkan genset.

Sehingga exciter dapat menyesuaikan arus DC yang dia supply sesuai dengan besar tegangan keluar tersebut. Hal ini tentu saja sangat membantu genset untuk tetap memberikan output yang stabil.

Tips Memilih AVR yang Baik

genset
Macam-macam genset

Fungsi AVR pada genset adalah menjaga stabilitas output, oleh karena itu sebaiknya kamu mengetahui terlebih dahulu berapa nilai naik dan turunnya tegangan generator sebelum hendak membeli AVR. Karena setiap komponen memiliki rentang toleransi input yang berbeda-beda.

Pilih komponen yang memiliki kapasitas lebih besar dari daya yang dibebankan. Kamu dapat memperhitungkannya dengan rumus, daya listrik dibagi daya maksimal AVR dikali 20%. Penghitungan ini merupakan faktor keamanan yang perlu kamu perhatikan sejak awal, agar AVR yang kamu beli dapat bekerja maksimal dan lebih awet.

Nah itu dia hal-hal yang perlu kamu tahu terkait fungsi dari Automatic Voltage Regulator alias AVR pada genset. Biasanya, unit genset yang ada di pasaran saat ini sudah dilengkapi komponen AVR ini, apalagi untuk genset-genset dengan kapasitas diatas 10 KVA.

Setiap merek genset memiliki komponen AVR yang unik dan berbeda dari merek lainnya. Jadi bila komponen AVR di genset milikmu mengalami kerusakan, cek dulu kecocokannya saat membeli AVR baru untuk pengganti. Takutnya, genset-mu tidak pas dengan spesifikasi AVR yang kamu beli tersebut.

Tinggalkan komentar