Prinsip Cara Kerja Kulkas 2 Pintu: Sama Dengan Kulkas 1 Pintu?

Pernahkah anda berpikir bagaimana kulkas bisa mendinginkan makanan, bahkan mengubah air menjadi es padahal sedang panas terik matahari? Pada artikel ini, kita akan membahas tentang kulkas dengan dua pintu, bagaimana prinsip kerjanya, dan bagaimana kulkas dua pintu dapat bekerja.

Namun sebelum masuk ke pembahasan utama, sangat disarankan untuk memahami cara kerja kulkas pada umumnya. Ini karena baik kulkas 1 pintu maupun 2 pintu memiliki prinsip mekanisme kerja yang serupa. Selamat membaca!

Apa itu Kulkas Dua Pintu?

Kulkas dua pintu
Kulkas dua pintu

Kulkas dua pintu adalah kulkas yang memiliki dua ruang dengan dua pintu yang berbeda, ruang yang pertama, sebagai ruang penyimpanan utama dan ruang kedua, merupakan freezer. Ruang utama biasanya terletak di bagian bawah kulkas yang digunakan untuk menyimpan sayuran dan bahan-bahan makanan agar tahan lama. Sedangkan ruang freezer biasanya terletak di bagian atas, ruang ini diatur pada suhu yang sangat rendah dari suhu normal agar dapat mengubah bentuk air menjadi es.

Prinsip Kerja Kulkas Pada Umumnya

Kulkas bekerja berdasarkan prinsip keseimbangan termal yaitu ketika benda dingin bersentuhan dengan benda panas, maka kalor akan mengalir dari benda panas ke benda dingin sampai mereka akan mencapai suhu yang sama.

Dengan cara yang sama, cairan (disebut sebagai refrigerant) pada suhu rendah dibiarkan melewati kompartemen pada lemari es. Saat refrigeran bersentuhan dengan udara, refrigeran akan mengambil panas dari udara tersebut dan menurunkan suhunya.

Proses ini terus berlanjut dan suhu di dalam lemari es akan turun dan menjaga makanan atau barang yang mudah rusak pada suhu yang lebih rendah dan menghentikan atau memperlambat waktu pembusukannya dan dapat disimpan selama berminggu-minggu atau bahkan mencapai berbulan-bulan.

Komponen Utama Kulkas

Komponen pada kulkas
Komponen pada kulkas

Kulkas memiliki lima komponen utama yaitu sebagai berikut:

  • Refrigeran: Berupa isobutana, CFC, atau amonia.
  • Kompresor: Mengompresi uap dan mempertahankan aliran refrigeran dalam siklus.
  • Kumparan kondenser: Mendinginkan uap bertekanan tinggi dan mengubahnya menjadi cairan bertekanan tinggi.
  • Perangkat ekspansi atau perangkat pelambatan: Memperluas cairan bertekanan tinggi, mengurangi suhu dan tekanannya.
  • Kumparan Evaporator: Mengambil panas dari udara di dalam lemari es dan membuatnya menjadi dingin.

Bagaimana Kulkas Bekerja?

Siklus kerja kulkas
Siklus kerja kulkas

Siklus yang digunakan dalam kerja lemari es disebut siklus kompresi uap. Secara ringkas, siklus yang terjadi di dalam kulkas sebagai berikut:

1)  Refrigerant Masuk ke Kondensor

Uap refrigeran yang memiliki tekanan dan suhu yang tinggi (80-90 derajat Celcius) dari kompresor masuk ke kondensor. Di dalam kondensor, uap refrigeran menjadi dingin dan berubah wujud menjadi cair.

2)  Bagaimana Kondensor Mendinginkan Uap Refrigeran?

Kumparan pada kondensor berinteraksi dengan suhu ruangan. Oleh karena itu, ketika uap refrigeran panas bertekanan tinggi di dalam kumparan kondensor bersentuhan dengan udara ruangan, uap refrigeran menjadi dingin dan berubah menjadi cairan bertekanan tinggi.

3)  Cairan Refrigeran Masuk ke Perangkat Ekspansi

Saat ini, cairan bertekanan tinggi tersebut memiliki suhu 45 derajat Celcius dan tekanan 8 bar. Cairan ini dilewatkan ke perangkat ekspansi, di mana cairan akan mengembang. Hal ini menyebabkan tekanan dan suhunya turun menjadi 0,6 bar dan 20 derajat Celcius dan sebagian wujudnya berubah menjadi uap.

4)  Refrigeran Menyerap Panas di Dalam Kulkas

Refrigerant uap-cair yang telah diubah wujudnya sebagian di perangkat ekspansi. Kemudian dilewatkan ke kumparan evaporator dan akan menyerap panas dari udara di dalam lemari es dan wujudnya pun sepenuhnya diubah menjadi uap. Di sini, refrigeran mendinginkan udara dalam lemari es dengan menyerap panasnya. Di evaporator, suhu refrigeran tidak berubah. Udara dingin di dalam lemari es digunakan untuk menjaga makanan agar kondisinya bertahan lebih lama pada suhu yang rendah.

5)  Uap Refrigerant Masuk ke Kompresor

Dari evaporator, uap bertekanan rendah masuk ke kompresor. Kemudian kompresor memampatkan uap ke tekanan yang lebih tinggi. Tetapi, ketika tekanan gas meningkat, itu juga akan meningkatkan suhunya. Akhirnya uap bertekanan tinggi dan bersuhu tinggi ini akan masuk ke kondensor untuk mengulangi siklus yang sama seperti semula.

Lalu, Bagaimana Cara Kerja Kulkas Dua Pintu?

Sebenarnya, cara kerja kulkas 2 pintu sama dengan dengan kulkas dengan hanya satu pintu. Lalu, bagaimana cara agar ruang utama dan ruang freezer di dalam kulkas dapat memiliki suhu yang berbeda?

Refrigerant yang dingin dilewatkan ke ruang di dalam kulkas untuk menyerap panas dari barang-barang di dalamnya kemudian masuk ke bagian evaporator dan mengalami penguapan. Pada evaporator, terdapat kipas yang dapat mengatur sirkulasi udara di dalam ruang. Kedua ruang dipisahkan oleh lubang ventilasi dan kipas akan meniupkan udara dingin dari freezer ke dalam ruang utama hanya saat dibutuhkan. Dengan bantuan sirkulasi aliran udara yang baik ini, kedua ruang pada kulkas dapat mempertahankan suhu yang berbeda.

Jangan lewatkan review kulkas:

Kulkas Merk AQUA Bagus Tidak? Ini Kelebihan Dan Kekurangannya!
Spesifikasi, Kelebihan Dan Kekurangan Kulkas AQUA AQR D240
Review Kulkas AQUA AQR D251
Kelebihan Dan Kekurangan Kulkas AQUA AQR D270

Tinggalkan komentar