Mengenal Mesin Pengering Pakaian Konversi Gas yang Inspiratif

Musim hujan telah tiba, berarti bertambah satu lagi masalah dalam balada rumah tangga kita, ya… jemuran yang tidak kunjung kering. Cucian yang mulai bau apek, stok celana dalam bersih yang semakin menipis, dan seragam kantor yang belum siap dipakai besok, adalah sederet permasalahan yang muncul ketika jemuran gak kering-kering.

Salah satu solusinya adalah dengan menggunakan mesin pengering pakaian. Tapi tunggu, mesin pengering pakaian itu kan harganya mahal, belum lagi watt atau daya listriknya sangat tinggi. Alih-alih menyelesaikan masalah, malah bikin masalah baru karena kantong jadi bolong.

Tenang saja bun, saat ini sudah ada inovasi dari para teknisi-teknisi handal anak bangsa yang dapat menyulap mesin pengering pakaian menjadi hemat listrik, dan harganya pun jadi terjangkau.

Jika sebelumnya kita sudah belajar mengenai perbedaan mesin cuci top loading dan front loading, sekarang mari kita mengenal mesin pengering cuciannya. Yuk simak ulasan berikut!

Mengenal Mesin Pengering Pakaian

gambar pengering mesin cuci
Ilustrasi pengering mesin cuci

Mesin pengering pada umumnya menggunakan arus listrik sebagai sumber konversi panasnya, untuk kemudian dipaparkan kepada cucian yang lembab agar lama-kelamaan mengering sambil diputar-putar. Biasanya daya yang dibutuhkan oleh satu mesin pengering pakaian adalah 1.000 hingga 2.000 watt. Sangat besar untuk skala rumahan yang rata-rata hanya berdaya listrik 900 hingga 2.200 watt. Baca lebih lengkap tentang konsumsi watt mesin cuci.

Untuk menyiasati masalah tersebut, maka digunakanlah gas atau LPG sebagai alternatif sumber konversi panas. Mesin cuci dimodifikasi sedemikian rupa hingga dapat menerima saluran panas dari pembakaran gas. Dengan adanya panas dari gas ini, maka mesin pengering hanya butuh listrik kecil saja untuk memutar-mutar pakaian di dalam tabung agar panasnya merata.

pengering dengan menggunakan LPG
Pengering dengan menggunakan gas LPG

Bayangkan, dari yang tadinya membutuhkan daya 2.000 watt, menjadi hanya butuh sekitar 100 watt saja. Setara dengan kulkas atau mesin cuci. Penghematan yang luar biasa bukan?!

Penggunaan listrik yang relatif rendah, ditambah harga gas LPG yang terjangkau (LPG 3kg kisaran 18 – 20rb), membuat mesin pengering pakaian konversi gas menjadi solusi yang layak dilirik bagi rumah tangga menengah-keatas.

Mau tau harga mesin pengering pakaian konversi gas yang tersedia di pasaran? Yuk lanjut baca ulasan di bawah!

Baca juga: Perbedaan Mesin Cuci 1 Tabung dan 2 Tabung, Bagusan Mana?

Harga yang tersedia di pasaran

Pada marketplace populer seperti Tokopedia, Shopee, atau BukaLapak, terpantau harga mesin pengering pakaian konversi gas berada pada rentang harga 4 hingga 6 juta rupiah. Dengan rentang harga tersebut, anda sudah mendapatkan mesin berkapasitas pakaian 7 sampai 10 kg.

Penggunaan mesin pengering pakaian konversi gas ini sudah umum dipakai oleh penyedia jasa laundry dan mulai banyak digunakan untuk keperluan pribadi.

Jadi sudah tidak ada lagi tuh, istri uring-uringan karena jemurannya gak kunjung kering pas musim hujan. Mungkin ini hadiah yang cocok buat kado pernikahan anda, hehe. Hayo, siapa suami yang sayang istri? Sayang istri… sayang istri…

Tinggalkan komentar