Bagaimana Cara Kerja Dehumidifier Mengurangi Kelembaban Udara?

Kelebihan lembab dapat menyebabkan banyak masalah, misalnya ketidak nyamanan bagi penghuni bangunan atau karat pada konstruksi logam. Untungnya, sudah ada alat yang dirancang secara efektif dan efisien untuk mengatasi masalah kelembapan tersebut, itulah dehumidifier.

Dehumidifier bertujuan untuk mengurangi kelembaban udara di suatu ruangan. Tapi, bagaimana dehumidifier ini bekerja? Rupanya, mekanisme dan prinsip kerja dehumidifier ini lumayan menarik untuk dibahas. Mungkin kalian juga belum tahu jenis dehumidifier yang umumnya banyak dipakai.

Apa Itu Dehumidifier?

Dehumidifier adalah suatu alat yang berfungsi menurunkan tingkat humiditas dengan mekanisme tertentu. Mekanisme ini tergantung pada jenis dehumidifier tersebut. Kerap kali, udara di suatu ruangan terlalu lembap sehingga dibutuhkan dehumidifier untuk mengontrolnya.

Air Conditioner biasanya sudah dilengkapi dengan fitur penurun kelembaban, namun beberapa model AC tidak punya fitur ini. Jadi direkomendasikan untuk membeli AC dengan fitur dehumidifikasi. Itu karena fungsi dehumidifier pada AC yaitu untuk menurunkan tingkat kadar air pada udara sangat penting. Singkatnya, dehumidifier bekerja berlawanan arah dengan humidifier.

Prinsip Cara Kerja Dehumidifier

Pada dasarnya, dehumidifier bekerja dengan menarik kadar uap air melalui rangkaian kumparan pendingin, yang berisi cairan refrigerant. Dari sana, uap air akan berkondensasi mengisi tempat yang telah disediakan. Sementara itu, kipas dari dehumidifier akan menghembuskan udara baru yang lebih kering dengan kandungan uap air yang lebih sedikit.

Dehumidifier dapat dibagi menjadi dua kategori berdasarkan mekanisme cara kerjanya. Yaitu refrigeration dehumidifiers dan desiccant dehumidifiers.

1. Refrigeration dehumidifiers

refrigeration dehumidifier
Gambar: Refrigeration dehumidifier

Modelnya terbilang sederhana, namun efektif dengan emtode kondensasi uap air pada udara. Berikut proses refrigeration humdiidfer bekerja:

  1. Rangkaian sensor diaktifkan yang mendeteksi jumlah uap air pada udara. Sensor ini akan memberitahu, apakah jumlah tersebut perlu diturunkan atau tidak
  2. Jika sensor melewati batas kelembaban tertentu (batas ditentukan biasanya oleh pengguna), maka sistem akan berespon dan memulai proses dehumidifikasi
  3. Dengan menggunakan kipas, refrigeration humdifier menarik udara melalui pemanas yang menghadapt luar
  4. Dari sana, udara kemudian disalurkan melalui pipa pipa dingin yang berisi pendingin khusus (sama yang ditemukan pada sistem Air Conditioner)
  5. Saat udara didinginkan dengan adanya pipa pipa tersebut, uap air akan mulai mengembun (ber kondensasi) keluar dan terkumpul di tempat khusus
  6. Sementara itu, udara baru akan melewati elemen pemanas. Udara hangat ini akan kembali ke suhu ruangan sebelum dikeluarkan oleh bagian kipas lainnya
  7. Pada tempat khusus, terdapat swith yang naik seiringan bertambahnya air hingga penuh. Saat penuh, sistem akan berhenti secara otomatis

Kelebihan:

  • Lebih ekonomis ketika digunakan untuk udara hangat
  • Harga lebih terjangkau
  • Mudah dalam penggunaan karena full automatic

Kekurangan:

  • Cenderung lebih bising
  • Filter perlu dibersihkan secara berkala

2. Desiccant (Absorption) Dehumidifier

desiccant dehumidifier
Gambar: Desiccant dehumidifier

Menggunakan metode yang berbeda jauh dengan refrigeration dehumidifier. Berikut mekanisme kerja dari desiccant dehumidifier:

  • Kebanyakan jenis humidifier ini menggunakan serangkaian sensor guna mendeteksi secara otomatis ketikdak sesuaian kadar uap air pada udara sekitar
  • Ketika kadar air melewati batas yang ditetapkan, desiccant humidifier akan mulai berporses dengan suara kecil, dan memulai proses “mopping” udara. (mopping itu artinya mengepel)
  • Unit akan mengisap udara melalui suatu saluran
  • Dari sana, udara hangat akan disalurkan menuju sistem dehumidifikasi utama, yang terbuat dari roda besar tertutupi oleh gel penyerap yang dikenal dengan “desiccant”
  • Roda ini terus menerus berputar, memungkinkan sistem mengumpulkan lebih banyak kadar air dari udara yang lewat. Beberapa model bahkan memanaskan roda ini sehingga proses pengumpulan kelembaban menjadi lebih efisien.
  • Desiccant dehumidifier yang modern membuat udara melewati roda yang berbasis proses “squeezing” beberapa kali sebelum disalurkan ke pemanas, dimana mengeringkan udara sebelum dikeluarkan ke lingkungan sekitar

Singkatnya, proses dehumidifier ini lebih lambat, namun kebanyakan pengguna puas dengan performa jenis dehumidifier ini karena kapabilitas untuk lebih tepat dalam mengatur tingkat humiditas udara dalam rumah dengan thermostat.

Kelebihan:

  • Suara lebih kecil
  • Kontrol kelembaban lebih tepat dengan menggunakan thermostat
  • Lebih efisien ketika suhu lebih rendah

Kekurangan:

  • Cenderung lebih mahal

Manakah dehumidifier terbaik?

Tergantung, kalau kalian lebih mau yang simple dan murah, yah beli yang refrigeration dehumidifier. Tapi kalau punya dana lebih, maka coba rasakan sensasi dari desiccant dehumidifier. Itu saja, semoga bermanfaat. Dehumidifier terbaik adalah dehumidifier yang sesuai dengan kantong dan bisa mengatasi masalah kualitas udara di rumah kalian.

Tinggalkan komentar