Cara Menghitung Nilai Resistor yang Benar & Contoh Perhitungannya

Resistor adalah komponen paling sederhana, paling simpel, dan paling banyak digunakan dalam semua teori dan praktek kelistrikan dan elektronika. Untuk memahami penggunaan resistor kita perlu juga mempelajari cara membaca nilai dari suatu resistor dengan benar. Kali ini kita akan fokus membahas bagaimana cara membaca dan mengenali nilai resistor dan langkah langkahnya.

Mengenali Resistor

Langkah pertama sebelum membaca dan menghitung nilai resistor adalah mengenali resistor. Resistor tersedia dalam berbagai nilai, bentuk, dan ukuran fisik. Praktis semua resistor bertimbal dengan nilai daya hingga satu watt memiliki pola pita berwarna yang digunakan untuk menunjukkan nilai resistansi, toleransi, dan terkadang bahkan koefisien suhu. Ada tiga hingga enam pita berwarna pada badan resistor, dengan empat pita menjadi variasi yang paling umum. Kita akan melihat fungsi dan penjelasan pita warna resistor berikut.

#Resistor Tiga dan Empat Pita

resistor 4 pita
Resistor empat pita

Pada resistor dengan tiga dan empat pita, dua pita pertama selalu menunjukkan dua digit pertama dari nilai resistansi dalam ohm. Pita ketiga adalah pengali (multiplier) yang pada dasarnya akan menggeser tempat desimal dari mega ohm ke miliohm. Pita warna keempat menandakan toleransi. Perlu diingat bahwa jika pita ini tidak ada yaitu jika dilihat pada resistor tiga pita, toleransi defaultnya adalah ± 20%.

#Resistor Lima dan Enam Pita

resistor 5 pita
Resistor lima pita

Resistor dengan presisi tinggi memiliki pita warna tambahan untuk menunjukkan digit signifikan ketiga. Jika resistor memiliki lima atau enam pita warna, pita ketiga menjadi digit tambahan sama dengan pita pertama dan kedua. Pita lainnya kemudian bergeser ke kanan, yaitu pita warna keempat menjadi pengali dan pita kelima menjadi penanda nilai toleransi. Resistor enam pita pada dasarnya adalah jenis lima pita dengan cincin tambahan yang menunjukkan keandalan (reliability), atau spesifikasi koefisien suhu (ppm / K). Warna coklat adalah warna pita keenam yang paling umum, perhitungannya sebagai contoh, setiap perubahan suhu 10 ° C mengubah nilai resistansi sebesar 0,1%.

Untuk lebih faham mengenai apa itu resistor, baca pengertian Resistor.

Posisi Cara Baca Resistor yang Tepat

Seringkali kita bingung melihat mana bagian resistor yang harus dibaca dengan sesuai, kita dapat melakukan beberapa hal berikut untuk mempermudah kita dalam menentukan posisi resistor.

  • Banyak resistor memiliki beberapa pita warna yang dikelompokkan lebih dekat atau dikelompokkan menuju satu ujung. Pegang resistor dengan pita yang dikelompokkan ini di sebelah kiri Anda. Selalu baca resistor dari kiri ke kanan.
  • Resistor tidak pernah dimulai dengan pita berwarna metalik (emas/perak) di sebelah kiri. Jika melihat resistor dengan pita emas atau perak di salah satu ujungnya, maka yang sedang dilihat adalah resistor toleransi 5% atau 10%. Posisi kan resistor dengan pita ini di sisi kanan dan baca lagi resistor dari kiri ke kanan.

Cara Benar Membaca Gelang Resistor

Sekarang kita akan mempelajari langkah langkah membaca gelang resistor untuk mendapatkan nilai dan keterangan dari sebuah resistor yang akan kita gunakan. Kita juga akan menggunakan tabel konversi resistor sebagai alat bantu dalam melakukan konversi resistor.

Tabel Warna Resistor
Tabel Warna Resistor

Tabel Konversi Warna Resistor

Kita akan mempermudah pelajaran kita dengan membaca tabel tersebut. Kita dapat melihat baris warna pada tabel tersebut untuk mengidentifikasi warna dan nilai pada masing masing gelang. Kemudian terdapat 6 kolom yang menjadi penanda dari 6 gelang yang biasanya ada pada resistor. Sekarang kita akan mencoba membaca nilai pada ketiga resistor yang terdapat di gambar di atas dimulai dari resistor 4 gelang hingga ke resistor 6 gelang.

Contoh Perhitungan Resistor 4 Gelang

Kita akan membaca nilai resistor 4 gelang dengan urutan urutan sebagai berikut

  • Gelang paling kiri atau gelang pertama adalah digit pertama dari resistor tersebut. Warnanya adalah coklat sehingga jika mengacu ke tabel maka nilainya adalah 1. Sehingga kita dapatkan Digit Pertama adalah 1
  • Gelang kedua adalah digit kedua dengan warna merah. Warna merah bernilai dua, berarti Digit Kedua adalah 2
  • Gelang ketiga adalah pengali dari nilai resistor, dengan warna hijau yang berarti 105 sehingga pengali dari resistor ini adalah 10.000 (Sepuluh Ribu)
  • Gelang keempat  yang berwarna emas berfungsi menginformasikan kita nilai toleransi dari resistor yaitu ±5%

Setelah kita mendapatkan semua nilainya langkah terakhir adalah menggabungkan nya sebagai berikut:

Nilai resistor = 12 x105 = 120.000 (Seratus Dua Puluh Ribu) Ohm dengan toleransi ±5%

Contoh Perhitungan Resistor 5 Gelang

Resistor 5 gelang tidak jauh berbeda dengan resistor 4 gelang yaitu sebagai berikut

  • Gelang pertama masih menandakan digit pertama dari resistor tersebut. Kita dapatkan Digit Pertama adalah 1. (Pada gambar terdapat kesalahan sehingga warna coklat tidak tertampil)
  • Digit kedua digambarkan dengan gelang hitam sehingga nilai Digit Kedua adalah 0
  • Gelang ketiga berbeda dengan resistor 4 gelang, pada resistor 5 gelang adalah penanda digit ketiga dan kita dapatkan nilai Digit Ketiga adalah 0 sesuai dengan warna hitam.
  • Pada resistor 5 gelang, gelang keempat adalah pengali dari nilai resistor, dengan warna merah yang berarti 102 sehingga pengali dari resistor ini adalah 100 (Seratus)
  • Gelang terakhir yaitu gelang kelima yang berwarna coklat barulah merupakan gelang yang menggambarkan nilai toleransi dari resistor yaitu ±1%

Setelah kita mendapatkan semua nilainya langkah terakhir adalah menggabungkannya sebagai berikut:

Nilai resistor = 100 x 102 = 10.000 (Sepuluh Ribu) Ohm dengan toleransi ±1%

Contoh Perhitungan Resistor 6 Gelang

Resistor 6 gelang memiliki perhitungan yang sama dengan resistor 5 gelang dan memiliki perbedaan hanya di digit terakhir yang merupakan spesifikasi koefisien suhu (ppm / K). Kita lihat cara bacanya berikut:

  • Gelang pertama dengan warna merah menggambarkan Digit Pertama adalah 2.
  • Digit kedua digambarkan dengan gelang ungu sehingga nilai Digit Kedua adalah 7
  • Gelang ketiga berwarna kuning dan sesuai tabel kita dapatkan nilai Digit Ketiga adalah 4.
  • Gelang keempat adalah pengali dengan warna hitam atau 100 sehingga pengali dari resistor ini adalah 1
  • Gelang kelima yang berwarna merah menggambarkan nilai toleransi dari resistor yaitu ±2%
  • Gelang keenam adalah gelang yang menginformasikan spesifikasi koefisien suhu yang bernilai 250 ppm / K

Setelah kita mendapatkan semua nilainya langkah terakhir adalah menggabungkannya sebagai berikut:

Nilai resistor = 100 x 102 = 10.000 (Sepuluh Ribu) Ohm dengan toleransi ±1% dan spesifikasi koefisien suhu 250 ppm / K

Nah setelah mempelajari langkah dan menggunakan tabel konversi resistor, maka kita dapat dengan mudah membaca nilai resistor. Selanjutnya yang perlu dilakukan adalah sering berlatih membaca sehingga anda dapat terbiasa membaca nilai resistor tanpa mengandalkan tabel lagi. Sekian pembahasan tentang komponen elektronika yang satu ini, semoga bermanfaat.

Tinggalkan komentar