Pembangkit Listrik Tenaga Surya: Pemasangan Panel dan Manfaatnya

Pemanfaatan pembangkit listrik tenaga surya semakin digencarkan untuk menghemat penggunaan minyak bumi. Saat ini, Indonesia termasuk negara yang sudah menerapkannya pada beberapa sektor. Dalam prinsip kerjanya, pembangkit listrik tenaga surya menggunakan perlengkapan khusus guna menyerap, mengubah dan menyimpan energi listrik.

Pembangkit listrik tenaga surya termasuk unik jika dibandingkan dengan metode pembangkit listrik lainnya. Sistem kerjanya tidak membutuhkan turbin dan generator untuk bisa menghasilkan listrik. Sebaliknya, PLTS menggunakan komponen pendukung yang juga tidak digunakan oleh sistem pembangkit listrik lain.

Mengenal Pembangkit Listrik Tenaga Surya

PLTS meningkat
PLTS meningkat. Sumber: IDX channel

Pembangkit listrik tenaga surya adalah sebuah sistem bermanfaat merubah kalor yang berasal dari energi matahari menjadi arus listrik bermuatan positif dan negatif menggunakan prinsip photovoltaic. Listrik ini kemudian ditampung dalam bateria yang terbuat dari gallium arsenite dan crystalline silicon. Pemanfaatan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) menjadi solusi dalam menghadapi krisis peningkatan kebutuhan listrik pada masyarakat.

Menurut WWF, ketersediaan listrik di Indonesia belum mencukupi untuk melayani masyarakat terutama yang tinggal pada wilayah pelosok. Keadaan ini menjadi lebih buruk akibat peningkatan jumlah penduduk, bahkan pemberitaan menyebutkan negara ini akan mendapat bonus demografi.

Akibatnya PLN sering mengadakan pemadaman bergilir yang merugikan pelanggan, apalagi bagi beberapa profesi kantoran, desain grafis, blogger, jasa fotocopy, fotografer dalam ruangan serta toko pulsa. Selain itu, penerapan PLTS menjadi alternatif terbaik terkhusus wilayah dengan panas yang tinggi.

Panel Tenaga Surya Untuk Kebutuhan Harian

Panel Tenaga Surya Untuk Kebutuhan Harian 
Panel Tenaga Surya Untuk Kebutuhan Harian

Sebelum proses penerapannya, pembangkit listrik tenaga surya harus melalui perizinan berdasarkan aturan ESDM (Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral) nomor 12 dan 13 tahun 2019. Di sisi lain, informasi tentang sistem kerja juga harus diperbarui. Berikut ulasannya:

1. Cara Pemasangan

Pemasangan alat ini harus dikerjakan oleh tenaga ahli, biasanya mereka akan menganalisis kebutuhan pelanggan terlebih dahulu. Tujuannya agar memenuhi semua kebutuhan terutama jika menggunakan banyak produk elektronik mulai dari kualitas, TV, HP, laptop, dan mesin cuci.

Produk elektronik cukup memiliki kapasitas besar untuk itu perlu melakukan estimasi. PLTS dapat Anda terapkan untuk rumah berukuran besar maupun kecil, namun menggunakan jumlah panel surya berbeda. Faktor tersebut mempengaruhi biaya yang harus ada. Jika dibutuhkan, inverter juga harus dipasang dalam sistem pembangkit listrik tenaga surya ini.

2. Harga Pemasangan

Proses peletakan solar panel memerlukan dana kira-kira Rp. 14 juta untuk 1 kilowatt peak (kWp). Terkait total biaya menyesuaikan pada ukurannya. Jumlah 10 kWp biasanya untuk perusahaan atau pabrik besar, sedangkan rumah tangga umumnya menerapkan tegangan rendah sekitar 1-2 kWp.

Pemasangan panel surya sendiri bukan hanya dapat berfungsi pada usaha besar, namun untuk perumahan juga bisa. Manfaatnya sendiri cukup banyak, sebelumnya selalu perhatikan perawatan supaya kinerjanya tetap optimal meski sudah lama beroperasi.

3. Sistem Kerja Panel Surya

Panel surya sendiri adalah sebuah komponen elektronik terbuat dari bahan yang sensitif terhadap cahaya alami. Komponen utamanya adalah dioda foto (photodiode). Sedangkan fungsinya sendiri yaitu menyerap kalor kemudian dikonversikan menjadi muatan listrik.

Selanjutnya, energi listrik yang didapatkan kemudian ditampung dalam sebuah baterai. Manfaatnya agar tetap bisa digunakan meski malam, sore, atau saat mendung. Pengaliran arus melalui kabel yang tersambung pada instalasi dalam rumah.

4. Energi Cahaya Matahari Menjadi Listrik

Produk perancangan solar panel yang paling populer yakni silikon monocrystalline sebab terbukti efektif menyerap panas matahari. Sistem kerjanya dimulai dengan foton yang berada dalam cahaya menghantam bahan semikonduktor, kemudian elektron yang terpisah dari atom dan molekul tersebut menjadi bebas.

Kondisi ini memudahkan dalam mengarahkan elektron dan mengubah media semikonduktor terbagi menjadi muatan positif dan negatif. Pergerakan nya berlawanan arah dapat menyebabkan munculnya arus listrik.

5. Siap digunakan

Fungsi inverter dalam sistem panel surya
Fungsi inverter dalam sistem panel surya

Sebelum digunakan, arus listrik yang dihasilkan harus diubah menjadi arus listrik bolak balik dengan menggunakan inverter.  Fungsi inverter adalah untuk mengubah arus listrik searah (DC current) menjadi arus listrik bolak balik (AC current).

Baca juga: Bagaimana Cara Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Bekerja? Simak!

Peranan Pembangkit Listrik Tenaga Surya

Peranan Pembangkit Listrik Tenaga Surya
Peranan Pembangkit Listrik Tenaga Surya

Peminat PLTS semakin meningkat seiring bertambahnya kebutuhan, masyarakat menganggapnya memiliki keuntungan. Penggunaan energi mata hari memiliki dua cara yaitu melakukan pemutusan panas serta menggunakan panel surya. Sebaiknya perhatikan beberapa fungsinya berikut ini:

1. Sistem Ventilasi

Fungsi ini sangat tepat Anda gunakan pada wilayah perkotaan untuk menghemat energi listrik, yakni memanfaatkannya untuk kipas ventilasi. PLTS paling banyak berkembang di Indonesia, prosesnya yang cepat membuatnya lebih efisien serta menghemat tagihan.

Penggunaan listrik di gedung atau rumah besar tentu sangat signifikan seperti kipas langit-langit, lantai, dan ventilasi kamar mandi yang setiap harinya beroperasi secara intens. Oleh karena itu, pilih sesuai kebutuhan, jika tidak membutuhkan terlalu banyak cocok menerapkan 500 watt.

2. Pompa Air

Pembangkit listrik tenaga surya juga memiliki fungsi lain yaitu untuk menghidupkan sirkulasi air, biasanya PLN menerapkan nya pada daerah pedalaman. Pemanfaatan PLTS merupakan solusi terbaik menghadapi ancaman krisis listrik yang terjadi saat ini karena ledakan penduduk.

Peletakan panel di atas atap rumah, sehingga tidak khawatir akan mengganggu. Terkait kapasitas nya bisa menyesuaikan kebutuhan pemesan. Indonesia sendiri berada pada garis khatulistiwa sehingga sangat mudah mendapatkan energi panas matahari dengan intensitas mencukupi.

3. Lampu Penerangan Jalan

Saat ini, lampu penerangan jalan sebagian besar menggunakan PLTS, ciri-cirinya bagian atas terdapat lempengan berbahan besi sedangkan di bawahnya kotak penyimpanan cadangan energi. Wilayah yang menerapkan nya yaitu jalan tol, halte bus, SPBU, serta kawasan perumahan.

Pemanfaatannya terbukti sangat efisien untuk menghemat penggunaan minyak bumi, namun sebagian besar saat siang hari PJU akan tetap menyala. Bagi wilayah dengan intensitas cahaya matahari tinggi sangat cocok terutama yang belum terjangkau listrik.

4. Pembangkit Energi Listrik

Sebagian negara menggunakan matahari untuk pembangkit listrik sebab memiliki banyak keunggulan salah satunya hemat pengeluaran. Namun, setiap pengguna memang pada awalnya harus mengeluarkan biaya cukup besar, yaitu untuk pemasangan panel dengan biaya yang tidak sedikit.

Sebenarnya terdapat dua tipe yakni secara langsung menerapkan fotovoltaik. Yaitu dengan merubah energi elektro menggunakan efek fotoelektrik, terakhir melalui pemutusan energi matahari. Namun untuk setiap jenisnya tentu memiliki keunggulan serta kekurangan masing-masing.

Baca juga: Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU): Dari Uap Jadi Listrik, HOW?

Manfaat Penggunaan Teknologi Panel Surya

prinsip kerja panel surya
Prinsip kerja panel surya

Kenaikan tarif listrik tentu berdampak besar pada perekonomian masyarakat terutama untuk usaha kecil menengah. Setidaknya bisa menghemat sekitar 50% dari pengeluaran bulanan bahkan memungkinkan gratis. Berikut beberapa manfaat lainnya:

1. Ramah Lingkungan

Menggunakan tenaga surya berarti Anda sudah berperan aktif menjaga kelestarian alam. Listrik pada umumnya dari fosil makhluk hidup yang sudah terpendam di dalam tanah selama ribuan tahun, saat proses penyebarannya menimbulkan pencemaran lingkungan.

Ketersediaannya cukup melimpah bahkan saat ini, mulai terjadi pemanasan global membuat intensitas nya bertambah tinggi. Musim kemarau menjadi momen tepat menyimpan cadangan energi. Keuntungannya yaitu bisa menghemat pengeluaran listrik pada umumnya.

2. Cocok dengan Iklim Indonesia

Indonesia merupakan negara yang memiliki dua iklim saja yakni kemarau dan penghujan, untuk itu intensitas panas bisa mencukupi. Pemerintah juga mendukung penuh pemanfaatan PLTS ini sebagai pembangkit listrik. Mulai dari perumahan, industri, maupun perusahaan.

Sebagai negara tropis, Indonesia bisa menjadikannya alternatif untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap energi listrik. Pemasangan nya sendiri oleh tenaga ahli supaya lebih tepat. Bahannya sendiri tersedia beberapa jenis, Anda bisa memilih sesuai budget yang ada.

Demikian pembahasan pembangkit listrik tenaga surya yang memberi berbagai keuntungan terutama untuk alam dan manusia. Sebagai negara tropis bisa mengoptimalkan pemanfaatannya untuk menunjang terpenuhinya kebutuhan masyarakat terutama wilayah pedalaman.

Tinggalkan komentar