4 Fungsi Filter Dryer Pada Sistem Pendingin AC

Air conditioner adalah alat yang membantu manusia untuk mendinginkan suhu ruangan. Alat ini cukup lekat dengan kehidupan manusia modern, tak hanya di rumah, AC juga terpasang di mobil untuk membuat perjalanan menjadi lebih nyaman.

Dalam menjalankan fungsinya, AC dibantu oleh berbagai komponen penyusun, salah satunya adalah Filter Dryer. Fungsi dari komponen filter dryer ini cukup vital dalam sistem kerja AC. Nah memang apa saja fungsinya? Untuk menjawab ini, kami sudah menyediakan penjelasan cukup rinci dibawah, silakan disimak.

Apa Itu Filter Dryer?

filter dryer
Gambar komponen filter dryer

Sebelum membahas fungsinya, mari berkenalan dulu dengan komponen satu ini. Filter dryer adalah komponen yang ada pada sistem refrigerasi, seperti AC rumah atau  AC mobil. Komponen ini berbentuk tabung yang terpisah dari bagian kondensor.  Filter-dryer menerima cairan refrigerant (freon) bertekanan tinggi dari condenser sebelum disalurkan ke expansion valve.

Isi dari tabung Filter-dryer adalah refrigerant cair dan juga bahan pengering (fiber dan desiccant) untuk menyaring benda-benda asing serta uap air dari sirkulasi refrigerant. Dari penjelasan ini harusnya kamu sudah menangkap fungsi utama dari filter dryer, tapi agar lebih jelas mari kita masuk ke pembahasan fungsi dari filter dryer.

Fungsi Filter Dryer

fungsi filter dryer
Sistem sirkulasi AC Mobil

Filter Dryer memiliki setidaknya empat fungsi utama. Semua fungsi tersebut cukup vital untuk menjaga AC tetap bekerja optimal, silakan dia fungsi utama dari Filter Dryer dalam sistem AC:

1. Sebagai Penyaring Kotoran yang Terbawa Freon

Sudah sedikit disinggung di atas, isi dari tabung filter dryer adalah fiber yang berguna untuk menyaring kotoran yang terbawa bersama aliran refrigerant (freon). Ini adalah fungsi yang penting karena jika kotoran-kotoran tersebut bisa menyumbat saluran pada sistem AC jika tidak disaring.

See also  Alat Ukur Massa: Pengertian, Fungsi, Prinsip Kerja dan Jenis-jenisnya

Misalnya saluran expansion valve yang berada langsung setelah komponen Fliter dryer, saluran ini memiliki ukuran sangat kecil, sehingga rentan tersumbat hanya dengan sedikit kotoran. Tentu saja, Kerja AC akan terganggu jika ada sumbatan di saluran tersebut.

2. Mengeringkan Air dari Aliran Freon

Isi lain dari tabung Filter Dryer adalah Desiccant yang merupakan zat pengering yang dapat menyerap uap air yang terkandung di dalam freon atau refrigerant. Penting untuk menjaga freon tetap kering, karena air yang ikut bersirkulasi ke dalam sistem AC dapat menyebabkan kerusakan.

Air yang masuk ke dalam saluran expansion valve dapat membeku karena suhu di dalam saluran tersebut sangat dingin. Es yang bentuknya padat akan menyumbat saluran katup ekspansi.

3. Tempat Penyimpanan Sementara Freon

Filter Dryer adalah tabung yang menjadi tempat singgah dari freon sebelum masuk ke expansion valve. Freon tersebut akan diam di tabung sambil menunggu expansion valve terbuka. Bukaan dari expansion valve  sendiri bergantung pada kebutuhan beban dari langkah pendinginan sesuai dengan kebutuhan sensitiving tube.

expansion valve akan terbuka dan melepaskan freon ketika heat sensitiving tube memerlukannya. Jika tidak diperlukan, expansion valve akan tetap menutup dan freon akan ditampung sementara di dryer filter.

4. Menyaring Oli yang Terbawa oleh Freon

Fungsi pendinginan akan menurun ketika freon tercampur gelembung atau oli. Receiver pada fliter dryer dapat memisahkan gelembung dan cairan oli dari freon, sehingga yang mengalir ke expansion valve hanya freon.

Demikianlah beberapa fungsi dari fliter dryer. Jika dilihat dari perannya di atas, komponen ini cukup penting dalam menjaga kinerja sistem AC tetap optimal.  Jadi, pastikan bagian ini juga selalu kamu cek secara berkala untuk jaga-jaga.

Related posts