Tips Memilih Charger HP Yang Baik Dan benar!

caramesin.com –Jangan Sembarangan Memilih Charger HP, Berikut Tipsnya!,HP yang memiliki baterai berkapasitas besar seolah-olah menjadi pilihan banyak orang. Tapi itu juga harus diimbangi dengan charger yang mumpuni, jangan asal beli lagi kalau charger bawaannya rusak atau hilang.

Oleh karena itu, memilih charger juga penting bagi para pengguna ponsel masa kini, selain menggunakan charger bawaan tentunya. Salah satu fitur penting dari pengisi daya saat ini adalah kemampuannya untuk mengisi daya dengan cepat. Namun, membeli pengisi daya yang tidak teratur jelas sangat berbahaya untuk smartphone kita. Bisa jadi, dengan konektor palsu atau konektor yang awalnya tidak memuaskan, membuat baterai PDA kita mudah rusak. Juga, apa yang harus saya pertimbangkan saat membeli pengisi daya HP?

5 Tips Memilih Pengisi Daya HP

5 Tips Memilih Pengisi Daya HP

Jangan Beli Murah

Istilahnya, setiap ada harga pasti ada barangnya. Membeli produk dengan harga murah tentu kualitasnya tidak terjamin. Misalnya membeli charger murah dengan harga yang sangat murah tentu kualitasnya diragukan. Mungkin chargernya bisa cepat rusak, atau malah bisa merusak handphone.

Periksa Tegangan

Daya pengisian didasarkan pada tiga hal: daya (P) diukur dalam Watt, arus (I) diukur dalam amp atau milimeter, dan tegangan (V) diukur dalam volt. Besarnya daya ditentukan dengan persamaan P = IV. Dengan kata lain, daya adalah produk dari arus dikalikan dengan tegangan.

Saat Anda memilih pengisi daya, Anda dapat memeriksa deskripsi tegangan ini pada paket pengisi daya. Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan informasi ini melalui kepala pengisi daya. Pengisi daya yang baik memiliki deskripsi tegangan di kepala.

Periksa teknologi pengisian daya di telepon

Setiap ponsel memiliki standar pengisian daya yang berbeda. Ada Quick Charge, VOOC, Super Charge, Adaptive Charge, dan lain sebagainya. Agar fitur tersebut dapat digunakan, Anda juga harus mencari charger yang mendukung standar tersebut.

Baca Deskripsi Pengisi Daya

Input didefinisikan sebagai tegangan listrik yang bekerja pada charger. Misalnya, jika input menunjukkan 100-240V – Frekuensi 50-60Hz 0,35 A. Ini berarti pengisi daya dapat digunakan pada tegangan antara 100-240 Volt. Standar arus listrik di Indonesia adalah 220V dan frekuensinya adalah 50Hz.

Keluaran

Selain input, deskripsi pengisi daya juga memiliki nomor output. Misalnya jika output menunjukkan angka 5.0V, 2.0 A berarti daya yang dihasilkan atau yang akan masuk ke ponsel Anda adalah 5 Volt dengan arus 2 Ampere. Output menunjukkan tegangan yang telah diubah dari input yang ada. Pada contoh di atas dari input 100-240 Volt ke 5.0V atau 2.0 A.

Periksa Fitur

Sebelum membeli charger, ada baiknya kita memahami fitur-fitur yang ada di dalam charger tersebut. Jika smartphone kamu sudah mendukung fitur fast charger, pilihlah charger yang juga mendukung fitur yang sama agar charging smartphone kamu bisa lebih cepat.

Salah satu charger yang memiliki berbagai protokol fast charging adalah charger Turbo dari Hippo Powerbank. Fitur ini mendukung Quick Charge 4.0+, VOOC, dan juga Power Delivery dengan total output 36W.

 

Related posts