Breaking News

Cara Ukur Kapasitas Mesin Cuci

caramesin.com – Cara Mengukur Kapasitor Mesin Cuci,Latihan instruksional tentang cara mengukur kapasitor mesin cuci – Kapasitor adalah salah satu jenis kapasitor mesin cuci
Ada dua jenis kapasitor yang digunakan pada mesin cuci. Ini didasarkan pada jumlah kabel di kapasitor.

Cara Mengukur Kapasitor Mesin CuciKapasitor mesin cuci 2 kawat

Kapasitor mesin cuci dua kawat pada dasarnya sama dengan komponen kapasitor biasa yang digunakan di berbagai rangkaian elektronika. Namun, asosiasi terminal yang digunakan tidak dalam kerangka berpikir kawat, melainkan menggunakan tautan.

Bentuk kapasitor mesin cuci dua kawat sebagian besar adalah peti dengan dua kabel di setiap sisinya. Kedua kabel pada kapasitor memiliki warna yang berbeda, namun ada juga kapasitor dengan model yang memiliki warna kabel yang sama.

komponen mesin cuci. Kapasitor umumnya digunakan pada alat-alat listrik yang menggunakan induktor sebagai bagian utamanya, seperti lemari es, mesin cuci dan kipas angin.

Kapasitas dasar kapasitor pada mesin cuci adalah untuk membantu kerja mesin atau dinamo penggerak. Oleh karena itu jika ada kerusakan pada kapasitor, maka gejala yang muncul biasanya seperti putaran mesin cuci lambat atau bahkan tidak ada pilihan untuk berputar dengan cara apapun. Jenis kapasitor mesin cuci
Ada dua jenis kapasitor yang digunakan pada mesin cuci. Ini didasarkan pada jumlah kabel di kapasitor.

Kapasitor mesin cuci 2 kawat

Kapasitor mesin cuci dua kawat pada dasarnya sama dengan komponen kapasitor biasa yang digunakan di berbagai rangkaian elektronik. Namun, asosiasi terminal yang digunakan tidak dalam kerangka berpikir kawat, melainkan menggunakan tautan.

See also  Jenis Dan Fungsi Kontruksi Ignition Coil (Koil Pengapian)

Bentuk kapasitor mesin cuci dua kawat pada umumnya adalah kasing dengan dua kabel di setiap sisinya. Kedua kabel pada kapasitor memiliki warna yang berbeda, namun ada juga kapasitor dengan model yang memiliki warna kabel yang sama.

Kapasitor mesin cuci, baik 2 kabel maupun 4 kabel diingat untuk jenis kapasitor non polar. Oleh karena itu kita diperbolehkan memasang kapasitor link tanpa takut salah atau terbalik memasangnya.

Nilai kapasitansi kapasitor mesin cuci bervariasi sesuai penggunaannya. Untuk kapasitor yang digunakan dalam pencucian atau washer biasanya memiliki nilai antara 8uF sampai 14uF. Sedangkan untuk jenis kapasitor dinamo pengering, ukurannya adalah 2uF sampai 5uF.

Kapasitor mesin cuci 4 kawat

Sebenarnya, kapasitor mesin cuci 4 kawat terdiri dari dua kapasitor yang digabungkan. Jadi ia memiliki 4 kabel atau terminal penghubung.

Kedua kapasitor tersebut masing-masing digunakan untuk dinamo pengering dan dinamo cuci. Kita bisa melihat nilai setiap kapasitor pada tanda atau badan kapasitor.

Untuk sebagian besar, setiap kabel diberi warna berbeda untuk menunjukkan setiap kapasitor. Anda dapat melihat ilustrasi kapasitor mesin cuci dengan 4 kabel di bawahnya:

Pada gambar di atas, ditunjukkan sebuah kapasitor dengan 4 kabel. Dimana setiap link menunjukkan nilai kapasitor yang berbeda.

Kabel redup dan ungu menunjukkan nilai kapasitor 3uF, yang digunakan untuk dinamo pengering
11uF menilai kabel merah dan biru untuk mencuci dinamo
Perhatikan bahwa insentif kapasitor untuk angker pengering lebih rendah daripada untuk lengan cuci. Karena pengering dinamo membutuhkan poros yang sangat tinggi.

Cara mengukur kapasitor mesin cuci

Cara mengukur kapasitor mesin cuci 2 kawat atau 4 kawat pada dasarnya sama saja, karena kapasitor 4 kawat pun sebenarnya mengandung dua buah kapasitor. Jadi bagaimana mengukurnya di sana.

See also  Radiator Adalah: Pengertian Dan Fungsi Radiator Pada Mesin Kendaraan

Yang perlu diperhatikan saat mengukur kapasitor 4 kabel adalah Anda harus mengidentifikasi setiap kabel yang ditunjukkan oleh kapasitas kapasitornya.

  1. Menggunakan multimeter sederhana
  2. Hilangkan kapasitor dari mesin cuci
  3. Siapkan multimeter sederhana
  4. putar pegangan mode pengukuran pada mode pengukuran OHM
  5. Ditetapkan pada skala pengukuran pengukuran 1K atau 10K
  6. Bergabunglah dengan probe multimeter merah dan hitam ke setiap kabel kapasitor
  7. Boleh paste tanpa takut bingung
  8. Perhatikan penunjuk jarum pada multimeter
  9. Jarum akan bergerak ke kanan menunjukkan harga resistensi tertentu, kemudian akan kembali ke kiri di masa depan, Berarti kapasitor masih dalam kondisi biasa
  10. Jika jarum tidak bergerak atau bergerak ke kanan, tidak kembali ke kiri secara total, berarti kapasitor rusak

Menggunakan kapasitansi meter

Pengukuran kapasitor mesin cuci menggunakan kapasitansi meter lebih tepat karena dapat menunjukkan nilai kapasitansi kapasitor yang sebenarnya. Sehingga kita dapat memutuskan apakah kapasitor tersebut masih layak digunakan atau harus diganti dengan yang lain.

Anda dapat menggunakan pengukur kapasitansi yang dijual sebagai unit terpisah atau pengukur kapasitansi yang disertakan dengan multimeter digital.

Berikutnya adalah cara mengukur kapasitor mesin cuci menggunakan kapasitansi meter atau multimeter digital:

  • Siapkan kapasitor yang akan diukur
  • Siapkan multimeter digital atau pengukur kapasitansi
  • Atur mode pengukuran ke mode pengukuran kapasitor jika Anda menggunakan multimeter digital
  • Jika menggunakan pengukur kapasitansi, atau r pada skala > 15uF
  • Tambahkan dua probe merah dan hitam ke setiap kabel kapasitor
  • Lihat harga kapasitansi yang ditunjukkan oleh monitor
  • Jika nilainya sesuai dengan yang tertera pada body kapasitor, maka kapasitor tersebut masih bagus
  • Jika nilainya cukup menurun, maka Anda harus menggantinya

Check Also

DEPOSITO ATAU SAHAM

Deposito vs Saham, Lebih Baik Yang Mana? Berikut Penjelasan nya

caramesin.com – Deposito vs Saham, Lebih Baik Yang Mana?,Dalam dunia investasi, ada dua alat yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published.