Simak Jembatan Kayu Berusia 900 Tahun Runtuh Setelah Terbakar Selama 20 Menit

caramesin.com-Sebuah jembatan lengkung kayu berusia 900 tahun runtuh seketika setelah terbakar selama 20 menit dalam kebakaran di Pingnan, provinsi Fujian, China timur, Sabtu malam, 6 Juli 2022.

Sejak kebakaran, para ahli China telah meminta pemerintah untuk meningkatkan perlindungan bangunan tua.

Dengan terbakarnya jembatan lengkung kayu berusia 900 tahun, China sekali lagi kehilangan jejak bangunan tua yang merupakan warisan budaya negara itu.

Dalam 20 menit pertama, api tampaknya telah mencapai jembatan lengkung kayu.

Bahkan, hanya butuh waktu 10 jam untuk memadamkan api yang berasal dari jembatan lengkung kayu tersebut. Pihak berwenang mengatakan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, tetapi para ahli percaya itu disengaja.

“Saya percaya itu mungkin disebabkan oleh aktivitas manusia dan bukan bencana alam, pembakaran spontan saluran air jarang terjadi,” kata Xu Yitao, pakar arsitektur kuno di Universitas Peking.

Secara historis, jembatan lengkung kayu yang dikenal sebagai Jembatan Wan’an ini memiliki ketinggian 98,2 meter, dibangun pada Dinasti Song (960-1127)

Jembatan ini memiliki nilai yang tinggi dalam budaya Tionghoa karena menunjukkan kearifan dan kearifan kerajaan.

Untuk itu, pembangunan prototipe jembatan lengkung kayu Wan’an dinilai sangat sulit untuk dicapai.

“Jembatan selalu terbuat dari batu, jembatan lengkung kayu ini memiliki banyak kearifan Tiongkok kuno, seperti teknik dan ide memilih bahan kayu,” jelas Xu. Sebelum kebakaran, Jembatan Wan’an sempat terancam oleh kejadian serupa pada masa Dinasti Qing (1644-1911), yang kemudian berhasil diperbaiki.

Sekarang, kebakaran Jembatan Lengkungan Kayu Wan’an telah mendorong para ahli untuk meminta pemerintah China untuk memberikan perlindungan lebih pada arsitektur kuno tersebut.

Xu merinci empat perlindungan yang diterapkan oleh pemerintah China, termasuk sistem pemantauan untuk memastikan keamanan arsitektur kuno, mencegah kerusakan akibat petir, mempromosikan perlindungan masyarakat seperti patroli, dan menjalin hubungan dekat dengan petugas pemadam kebakaran setempat.

“Metode lain termasuk menerapkan bahan tahan api pada bangunan kayu, tapi ini masih bisa diperdebatkan untuk peninggalan kuno,” kata Xu.

Related posts