Tanda-Tanda Kurang Darah yang Jarang Disadari

caramesin.com-Tanda-Tanda Kurang Darah yang Jarang Disadari Perasaan lelah dan pusing yang sering, bahkan jika Anda tidak melakukan aktivitas fisik yang berat, bisa menjadi tanda tekanan darah rendah atau anemia. Kondisi ini terjadi ketika tubuh tidak memiliki cukup sel darah merah untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh.

Ada beberapa jenis anemia, antara lain anemia defisiensi besi, anemia defisiensi vitamin, anemia kehamilan, dan anemia aplastik. Namun, anemia yang paling umum diderita beberapa orang adalah anemia defisiensi besi.

Anemia defisiensi besi terjadi ketika tubuh kekurangan zat besi yang dibutuhkan untuk membuat sel darah merah. Namun, banyak orang yang belum menyadari bahwa dirinya menderita anemia, padahal sudah memiliki gejala anemia.

Beragam Tanda Kurang Darah

Penderita anemia defisiensi besi sering mengalami gejala kelelahan, pusing, gangguan konsentrasi, sakit kepala, kesemutan, kulit pucat, tangan dan kaki dingin, nafsu makan menurun, dan jantung berdebar.

Selain itu, ada tanda-tanda anemia yang umumnya jarang diketahui, yaitu:

1. Infeksi umum

Zat besi dibutuhkan untuk membangun dan memelihara sistem kekebalan tubuh secara optimal. Oleh karena itu, tidak heran jika kekurangan asupan zat besi dapat membuat seseorang lebih rentan terhadap infeksi.

2. Rambut rontok

Kekurangan zat besi dalam tubuh mengurangi suplai oksigen ke kulit dan folikel rambut, mengakibatkan kulit kering dan rusak.

Kondisi ini bahkan bisa menyebabkan rambut rontok berlebihan dan pertumbuhan terhambat. Namun, jika Anda minum cukup zat besi dan tubuh Anda tidak kekurangan darah, rambut Anda bisa tumbuh normal.

3. lidah bengkak

Kekurangan darah dapat menyebabkan organ dalam tubuh kehilangan oksigen, termasuk lidah. Kondisi ini dapat menyebabkan lidah membengkak, membengkak, memudar, atau memiliki wajah datar.

See also  Contoh Proposal Kewirausahaan yang Baik? Berikut Ulasannya!

Selain lidah yang bengkak, kekurangan darah juga bisa menyebabkan mulut dan bibir kering, pecah-pecah, kulit perih, dan rasa terbakar.

4. Sindrom kaki gelisah

Kekurangan zat besi juga dapat menyebabkan kaki gelisah atau gelisah. Pada sindrom ini, ada getaran yang menyebar ke seluruh kaki, semacam aliran listrik.

Hal ini menyebabkan penderitanya memiliki keinginan untuk menggerakkan kakinya seperti orang yang tidak bisa duduk diam.

5. Mematahkan kuku

Kuku yang rapuh, pecah-pecah dan mudah patah juga bisa menjadi tanda anemia defisiensi besi. Semakin parah, bentuk kuku bisa seperti sendok, dengan ujung kuku naik atau naik sedangkan bagian tengah kuku rata. Namun, ini adalah gejala yang jarang terjadi.

Agar tidak mengalami anemia dan akhirnya menyebabkan hal-hal di atas, penuhi kebutuhan zat besi harian Anda. Salah satu caranya adalah dengan memprioritaskan asupan zat besi dalam diet harian Anda.

Pada kasus anemia atau anemia karena penyakit tertentu, kondisi tersebut harus diperiksakan ke dokter agar dapat ditangani sesuai dengan penyebabnya.

Related posts