Apa Fungsi Saklar (Switch) Dalam Rangkaian Listrik? Ini Jawabannya!

Siapa pun pasti sudah sangat familiar dengan istilah saklar, komponen ini memang dapat ditemukan di mana-mana . Keberadaannya yang sangat umum tersebut tak lepas karena fungsi saklar yang memang begitu esensial pada kelistrikan.

Apa fungsi saklar? Nah di tulisan kali ini kami akan membahas tentang fungsi dari komponen satu ini, silakan disimak.

Fungsi Saklar Pada Rangkaian Listrik

Switch atau saklar merupakan alat dalam instalasi listrik yang berfungsi untuk memutus dan menyambungkan arus listrik. Ketika saklar terbuka maka arus yang mengalir ke rangkaian atau mungkin yang mengarah ke output akan terputus. Sementara, ketika saklar tertutup maka rangkaian terhubung dan arus pun mengalir.

fungsi saklar
Gambar macam-macam saklar

Secara sederhana, fungsi saklar dalam rangkaian listrik adalah untuk on/off arus yang mengalir, namun penggunaannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Variasinya juga dipengaruhi oleh jenis saklar yang digunakan.

Seperti misalnya kamu menggunakan saklar jenis selector switch, maka bisa saja saklar berfungsi untuk mengganti output sesuai keinginan. Karena saklar jenis ini dapat merubah arah aliran arus listrik sesuai cabang yang dipilih. Saat satu cabang terpilih On maka cabang lainnya akan off.

Atau kamu menggunakan Limit Switch yang dapat secara otomatis on dan off. Maka di sini kamu dapat memfungsikan saklar menjadi bagian dari prosedur keamanan, di mana dia akan off ketika mesin yang kamu buat mengalami gangguan yang membahayakan.

Nah itu dia penjelasan singkat terkait fungsi saklar. Intinya fungsi saklar adalah untuk memutus atau menyambungkan kembali arus listrik. Bagaimana tugasnya pada satu rangkaian listrik secara spesifik , tergantung pada cara penggunaanmu. Semoga membantu.

Fungsi Saklar Elektromekanikal (Relay)

fungsi relay
Gambar macam-macam relay

Saklar elektromekanikal alias relay merupakan saklar atau switch yang dioperasikan secara elektrik. Komponen ini terdiri dari 2 bagian utama yaitu bagian pembangkit gaya elektromagnet dan bagian mekanik yang memanfaatkan gaya elektromagnet tersebut untuk memutus dan menyambungkan arus.

Fungsinya yang bisa bekerja otomatis dan juga punya kemampuan untuk menggerakan saklar dengan tegangan rendah untuk menghantarkan listrik tegangan tinggi menjadikannya sering digunakan pada alat-alat elektronik. Alhasil, fungsi dasarnya yang hanya memutus dan menyambung arus berkembang menjadi beberapa fungsi lain sesuai dengan cara penggunannya, berikut beberapa fungsi relay yang paling sering ditemukan:

1. Fungsi Relay pada Panel Listrik

Kamu dapat menemukan beberapa relay pada panel listrik. Fungsi mereka adalah untuk mengendalikan kontaktor. Biasanya, kontrol utama menggunakan PLC (prorammable logic control), namun karena ada batas kapasitas arus pada PLC dalam mengendalikan kotaktor, maka digunakanlah relay sebagai perantaranya.

Selain itu, relay juga berfungsi sebagai interlock yang merupakan prosedur keamanan pada panel listrik. Ketika ada dua sumber listrik, misalnya kamu menggunakan genset ketika mati lampu dan kemudian listrik PLN kembali hidup, bayangkan jika kedua sumber ini masuk ke perangkat elektronikmu sekaligus. Nah interlock berperan untuk mengontrol agar tidak terjadinya interverensi tersebut.

2. Fungsi Relay Pada Kendaraan Bermotor

Memanfaatkan sifatnya yang bekerja dengan prinsip elektromagnetik untuk memutus dan menyambungkan kontak, Relay digunakan pada kendaraan bermotor seperti mobil dan motor untuk mengontrol arus besar hanya dengan sumber arus kecil.

Kunci kontak digunakan untuk menyalakan mobil dan motor dari kontak starter. Nah karena diperlukan arus yang besar untuk memutar motor starter, maka digunakanlah relay yang lebih tahan pada arus besar.

Selain itu, karena sifatnya ini relay juga dipakai untuk kontrol komponen lainnya pada mobil dan motor yang bekerja di arus besar. Misal pada klakson, karena saklar yang biasa kamu gunakan untuk membunyikan klakson tidak tahan lama jika digunakan di arus tinggi, maka ditambahkan relay sebagai perantara antara saklar tersebut dengan sumber listrik aki.

Jadi jika dirangkum, fungsi relay yang dipasang di beberapa bagian kendaraan bermotor adalah sebagai berikut

  • Dapat memperpanjang usia saklar, karena mengurangi beban saklar utama
  • Berfungsi sebagai kontak starter pada mobil
  • Dapat digunakan menajdi kunci pengamanan tambahan

Nah itulah beberapa fungsi saklar pada rangkaian elektronika. Pada dasarnya saklar berfungsi memutus dan menyambungkan arus listrik, namun sesuai jenis dan cara penggunaannya sakar dapat dikembangkan menjadi fungsi-fungsi lainnya. Semoga membantu!

Tinggalkan komentar