Breaking News

Cara Menggunakan Multimeter / Multitester

caramesin.com-Cara Menggunakan Multimeter – Multimeter adalah alat yang berfungsi untuk mengukur Tegangan (Voltage), Ampere (Arus Listrik), dan Ohm (Resistansi/hambatan) dalam satu kesatuan. Multimeter sering disinggung sebagai Multitester atau AVOMeter (singkatan dari Ampere Volt Ohm Meter). Ada 2 jenis Multimeter dalam menampilkan hasil pengukurannya, yaitu Multimeter Analog (AMM) dan Multimeter Digital (DMM).

Berkenaan dengan tuntutan akan ketepatan nilai pengukuran dan kemudahan penggunaan serta didukung dengan harga yang semakin terjangkau, Multimeter Digital (DMM) ternyata semakin dikenal dan lebih umum digunakan oleh para Teknisi Elektronik atau penghobi Elektronika.

Dengan kemajuan inovasi, saat ini Multimeter atau Multitester tidak hanya dapat mengukur Ampere, Tegangan dan Ohm atau diringkas sebagai AVO, tetapi juga dapat mengukur Kapasitansi, Frekuensi dan Induksi dalam satu kesatuan (khususnya pada Multimeter Digital). Beberapa kemampuan pengukuran Multimeter yang umumnya tersedia antara lain:

Tegangan (Voltage) AC dan DC Satuan pengukuran Volt
Aliran (Arus Listrik) satuan pengukuran Ampere
Perlawanan (Resistance) satuan pengukuran Ohm
Kapasitansi (Capacitance) satuan pengukuran Farad
Satuan pengukuran perulangan Hertz
Induktansi (Induktansi) satuan pengukuran Henry
Pengukuran atau Pengujian Dioda
Pengukuran atau Pengujian Transistor
Setel Posisi Sakelar Pemilih ke DCV
Pilih skala sesuai perkiraan tegangan yang akan diukur. Jika Anda ingin mengukur 6 Volt, putar sakelar pemilih ke 12 Volt (hanya untuk Multimeter Analog)
**Jika Anda tidak memiliki petunjuk tentang tegangan tinggi yang diukur, disarankan untuk memilih skala tegangan yang lebih tinggi untuk menghindari kerusakan pada multimeter.
Antarmuka tes ke terminal tegangan yang akan diukur. Probe Merah ke terminal Positif (+) dan Probe Hitam ke terminal Negatif (- ). Berhati-hatilah agar tidak tumpah.

Bagian penting multimeter

Multimeter atau multitester pada umumnya terdiri dari 3 bagian penting, antara lain:

See also  Tutorial Porting Polish Motor Injeksi Dan Karburator Ternyata Beda, Ini Penjelasannya

Menampilkan
Saklar Pemilih
probe

Gambar dibawah ini adalah jenis Multimeter Analog dan Multimeter Digital beserta bagian-bagian penting nya.

Cara Menggunakan Multimeter untuk Mengukur Tegangan, Arus, dan Resistansi

Berikut cara menggunakan Multimeter untuk mengukur beberapa fungsi dasar Multimeter seperti Volt Meter (mengukur tegangan), Ampere Meter (mengukur aliran listrik) dan Ohm Meter (mengukur hambatan atau hambatan).

1. Cara Mengukur Tegangan DC (DC Voltage)
Teliti hasil pengukuran pada Tampilan Multimeter.

2. Cara Mengukur Tegangan AC (AC Voltage)
Setel Posisi Sakelar Pemilih ke ACVPilih skala sesuai perkiraan tegangan yang akan diukur. Jika Anda ingin mengukur 220 Volt, putar sakelar pemilih ke 300 Volt (hanya untuk Multimeter Analog)
**Jika Anda tidak memiliki petunjuk tentang tegangan tinggi yang diukur, disarankan untuk memilih skala tegangan tertinggi untuk menghindari kerusakan pada multimeter.
Antarmuka tes ke terminal tegangan yang akan diukur. Untuk Tegangan AC, tidak ada polaritas Negatif (-) dan Positif (+)
Teliti hasil pengukuran pada Tampilan Multimeter.

3. Cara Mengukur Arus Listrik (Ampere)
Setel Posisi Sakelar Pemilih ke DCA
Pilih skala sesuai perkiraan arus yang akan diukur. Jika arus yang akan diukur adalah 100mA, maka putar sakelar pemilih ke 300mA (0,3A). Jika arus terukur melebihi skala yang dipilih, sekering di Multimeter akan putus. Kita perlu menggantinya sebelum kita bisa menggunakannya sekali lagi.
Putuskan sambungan saluran catu daya yang terkait dengan tumpukan,
Kemudian antarmuka tes Multimeter ke terminal saluran yang kami tentukan. Probe Merah untuk Output Tegangan Positif (+) dan Probe Hitam untuk Tegangan Input (+) Beban atau rangkaian yang akan kita ukur. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat gambar terlampir.
Teliti hasil pengukuran pada Tampilan Multimeter

See also  Refrigerator Adalah: Pengertian, Fungsi, dan Jenis-Jenisnya

4. Bagaimana Mengukur Resistor (Ohm)

Atur Posisi Sakelar Pemilih ke Ohm (Ω)
Pilih skala sesuai perkiraan Ohm yang akan diukur. Biasanya dimulai dengan “X” dan itu berarti “Kali”. (Multimeter Sederhana seolah-olah)
Kaitkan tes ke bagian resistor, tidak ada polaritas, sehingga bisa dibalik.
Teliti hasil pengukuran pada Tampilan Multimeter. (Khusus untuk Multimeter Analog, augmentasi diharapkan dengan pengaturan pada langkah 2)

 

Check Also

Tutorial cara mengoperasikan mesin penggilingan padi

Tutorial cara mengoperasikan mesin penggilingan padi

caramesin.com – Tutorial cara mengoperasikan mesin penggilingan padi, Cara Menggunakan Mesin Penggilingan Padi Kami dengan …

Leave a Reply

Your email address will not be published.