Cara Kerja Serta Fungsi Printer Laser dan Inkjet

Mekanisme cara kerja printer terbilang sederhana. Secara singkat, printer bekerja dengan mengubah gambar digital dan tulisan menjadi salinan fisik di kertas. Printer memerlukan driver atau software tertentu agar bisa mengubah informasi dari komputer menjadi suatu bahasa yang dapat dimengerti oleh perangkat printer.

Hasil gambar atau tulisan yang dicetak pada dasarnya tersusun dari banyak rangkaian titik titik kecil. Dan yang membedakan tipe printer sebetulnya ialah metode yang digunakan untuk meletakkan titik titik ini pada kertas.

Apa Saja Fungsi Printer?

Selain digunakan untuk mencetak gambar dan tulisan, printer juga memiliki tujuan dan fungsi lain, seperti: 1). menerima sinyal informasi berupa gambar atau tulisan dari komputer; 2). memindahkan informasi tersebut ke lembaran kertas sebagai output; 3). men-scan atau memindai dokumen dan menampilkan hasil pemindaian dalam komputer dan; 4). membuat salinan dokumen fisik dan mengeluarkan dokumen fisik sebagai output (sebagai fotocopy).

Bagaimana Cara Kerja Printer?

Printer umumnya terbagi pada dua kategori berdasarkan prinsip cara kerjanya; yaitu printer inkjet dan printer laser. Ada juga sub-kategori lainnya seperti Dot matrix dan Solid Ink, namun tidak akan dibahas secara mendalam di artikel ini.

1. Printer inkjet

printer inkjet
Gambar printer inkjet

Setiap printer inkjet memiliki print head (biasa disebut cartridge) yang memiliki ribuan lubang kecil. Lubang kecil ini berfungsi untuk mengeluarkan tetesan tinta mikroskopik ke kertas printer dengan cepat dan presisi.

Mesin inkjet menggunakan tinta cair yang mengandung pigmen padat. Saat print head bergerak secara horizontal di dalam mesin, kertas akan melewatinya secara tegak lurus. Proses ini akan membuat arus listrik mengaktifkan lubang lubang kecil pada print head, dan tetesan tinta akan terdorong keluar.

Proses ini terjadi pada kecepatan yang tinggi dengan ribuan tetesan yang membentuk ulang tulisan atau gambar digital yang berasal dari media komputer. Secara kasat mata, keseluruhan gambar terlihat sempurna karena titik-titiknya sangat kecil.

Baca juga: Cara Kerja Mesin Cuci Front dan Top Load

2. Printer Laser/LED

laser printer
Gambar printer laser

Mesin printer laser atau LED bekerja dengan cara yang serupa dengan printer inkjet dimana gambar terbuat dari ribuan gabungan titik titik kecil hasil dari tetesan tinta pada printer head. Namun, metode yang diterapkan oleh printer laser ini berbeda jauh dalam hal pembuatan titik titik kecilnya. Printer inkjet menggunakan cairan, sementara printer laser menggunakan toner untuk membuat titik titik tersebut (FYI: toner adalah bubuk halus dari partikel padat).

Jika dibandingkan, printer laser terbilang lebih rumit. Printer ini membutuhkan lebih banyak tahapan dalam prosesnya, dibandingkan printer inkjet. Singkatnya, prinsip kerja printer LED menggunakan sumber cahaya (LED/laser), drum (mono) atau beberapa drum (berwarna) dan toner.

Menghasilkan gambar atau tulisan dengan bantuan laser? Hmm…kedengarannya menarik. Faktanya, cahaya laser mampu membuat salinan permanen berdasarkan data (informasi) komputer kalian dan dicetak dalam selebaran kertas.

Mungkin kalian berfikir laser seperti di film film Sci-fi yang bisa memotong besi saking kuatnya. Tidak salah sih. Okay, mari kita lihat bagaimana printer mencetak gambar denga nabtuan cahaya laser ini.

Ternyata, printer laser dan mesin fotocopy mengimplementasikan prinsip kerja dasar yang sama. Memang betul kalau printer laser pertama merupakan hasil modifikasi mesin fotocopy.

Cara Kerja Printer Laser / LED

cara kerja printer laser
Perhatikan nomornya – Sumber: explainthatstuff.com

Berikut urutan cara kerja mesin printer laser:

  1. Jutaan byte data ditransfer masuk ke printer oleh komputer si pengguna
  2. Sirkuit elektronik pada printer akan mencari tahu arti sinyal data tersebut dan seperti apa gambaran nya, serta cara pencetakan gambar
  3. Sirkuit elektronik mengaktifkan kawat corona, yang merupakan kawat bertegangan tinggi yang menghasilkan listrik statis ke area sekitarnya.
  4. Kawat corona men-charge photoreceptor drum sehingga drum berisi muatan positif yang secara rata tersebar di permukaan drum
  5. Pada saat yang sama, sirkuit mengaktifkan laser untuk membuat gambar dari komputer ke permukaan drum. Sinar laser tidak lah bergerak, namun memantul dari cermin bergerak yang memindai drum. Saat sinar laser mengenai drum, maka muatan positif yang ada di sana akan terhapus dan sebagai gantinya menciptakan area muatan negatif. Secara bertahap, gambar akan terbentuk pada permukaan drum. Warna putih akan diberi muatan positif, sementara warna hitam akan bermuatan negatif.
  6. Rol tinta (ink roller) yang menyentuh drum fotoreseptor dilapisi dengan partikel kecil bubuk tinta (toner). Toner diberi muatan listrik positif sehingga hanya menempel pada bagian drum fotoreseptor yang bermuatan negatif (ingat bahwa muatan listrik yang berlawanan saling menarik). Tidak ada toner yang tertarik ke bagian drum yang bermuatan positif. Gambar bertinta akan terbentuk di drum.
  7. Selembar kertas dari hoper di sisi lain printer akan masuk menuju drum. Saat bergerak, kertas diberi muatan listrik negatif yang kuat oleh kawat corona
  8. Ketika sudah dekat dengan drum, muatan negatif kertas akan menarik toner bermuatan positif yang tadi menempel di drum. Singkatnya, hasil gambar berpindah dari drum ke kertas, namun toner ini belum menempel terlalu kuat di kertas alias hanya sementara
  9. Kertas yang dengan gambar bertinta harus melewati dua roller (unit fuser). Roller ini mengeluarkan panas dan menekan toner pada kertas sehingga menempel dnegan sempurna pada serta kertas
  10. Hasil cetakan keluar. Karena unit fuser tadi, kertas akan terasa hangat.

Tinggalkan komentar