Cara Belanja Aman Online Dengan Kartu Kredit

caramesin.com – 10 Tips Aman Belanja Online dengean Kartu Kredit,Saat ini, Anda dapat dengan mudah menemukan berbagai pusat perbelanjaan online yang menawarkan berbagai metode pembayaran, termasuk setoran langsung, akun virtual, pembayaran instan, toko serba ada, dan pembayaran kartu kredit.

Dari semua opsi ini, pembayaran kartu kredit sangat populer. Membeli secara online dengan kartu kredit adalah cara yang sederhana dan praktis untuk dilakukan, terutama melalui smartphone atau laptop, yang Anda butuhkan hanyalah nomor kartu.

Bahkan, beberapa situs belanja online menawarkan cicilan mulai dari 3 hingga 12 bulan. Tentunya hal ini semakin menarik minat masyarakat yang berbelanja melalui e-commerce.

Tips Belanja Online Aman dengan Kartu Kredit

Berbelanja secara online dengan menggunakan kartu kredit memang sangat mudah, tetapi bagaimana dengan keamanannya? Mungkin Anda pernah mendengar berbagai kasus penipuan atau pencurian identitas kartu kredit sebelumnya.

Untuk menghindari terjadinya berbagai hal yang tidak diinginkan, Anda harus tetap cermat dan berhati-hati dalam melakukan setiap transaksi dengan kartu kredit. Hal-hal apa sajakah yang perlu diperhatikan ketika bertransaksi dengan kartu kredit?

Berikut ini adalah sejumlah tips yang perlu diperhatikan agar kartu kredit dan data Anda tetap aman saat bertransaksi secara online.

1. Beli online dari situs tepercaya

Sebelum melakukan transaksi online dengan kartu kredit, pastikan situs atau situs belanja online yang Anda kunjungi memiliki reputasi yang baik.

Coba lakukan riset dan edukasi diri Anda sebelum mengunjungi situs online di situs pencarian online seperti Google, lalu perhatikan hasil pencariannya.

Jika sulit mencari informasi tentang toko online atau banyak orang yang memberikan testimoni negatif, maka toko online tersebut bisa saja memiliki reputasi yang buruk dan sebaiknya tidak melakukan transaksi di website/toko online tersebut. Cari lagi toko online yang menjual produk serupa tapi lebih terpercaya.

2. Hati-hati saat memasukkan URL

Anda mungkin sering menerima email dengan berbagai penawaran menarik tentang produk kami. Hindari jika penawaran meminta Anda untuk mengklik link dalam email, terutama jika sumber email tidak diketahui.

Tautan tersebut dapat mengarah ke alamat situs web palsu yang sengaja dibuat untuk mencuri informasi kartu kredit Anda.

Secara umum, setelah Anda mendaftar dan mengonfirmasi niat Anda untuk menerima buletin bulanan toko (buletin), Anda akan menerima email berisi penawaran atau promosi untuk produk tersebut.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya ketik alamat situs toko (URL) secara langsung dan hati-hati tanpa harus mengklik tautan apapun.

Pastikan Anda mengetik alamat situs yang benar karena jika salah mengetik satu huruf saja bisa membawa Anda ke situs yang sangat berbeda. Oleh karena itu, selalu berhati-hatilah ketika akan mengunjungi situs/toko online.

3. Pastikan Input Kartu Kredit Aman

Pastikan situs online yang dikunjungi aman untuk memasukkan data kartu kredit ketika Anda melakukan transaksi pembelian. Situs di Internet biasanya aman jika URL dimulai dengan “https: //”. Jika tidak demikian, situs mungkin selalu tidak aman digunakan untuk transaksi kartu kredit.

Anda mungkin juga memiliki gambar gembok di sudut kanan bawah situs web keamanan Anda atau lencana Verisign di bagian bawah situs. Kedua kode ini menunjukkan bahwa situs Anda menggunakan enkripsi untuk melindungi data Anda.

4. Penggunaan Antivirus dan Antispyware

Salah satu cara untuk melindungi komputer dan data bank Anda dari segala jenis ancaman Internet adalah dengan mengunduh perangkat lunak antivirus dan antispyware di komputer Anda.

Saat ini Anda dapat menemukan berbagai jenis dan merek antivirus komputer dengan manfaat yang berbeda.

Anda dapat menjalankan survei dan membandingkan beberapa merek antivirus terlebih dahulu untuk menemukan yang terbaik. Pilih alat antivirus yang bersertifikat dan tersedia dalam versi terbaru.

5. penggunaan komputer

Lakukan transaksi kartu kredit menggunakan komputer Anda. Anda harus melakukan ini karena ada risiko pencurian data yang lebih tinggi jika Anda menggunakan komputer yang terhubung ke jaringan atau jika digunakan oleh banyak orang.

Komputer seperti ini biasanya memiliki keylogger yang mencatat setiap karakter yang diketik.

Juga, jangan melakukan transaksi online dengan kartu kredit Anda saat menggunakan koneksi Wi-Fi di tempat umum. Ini karena peretas cenderung dengan mudah mengakses data melalui sinyal Wi-Fi yang sama.

6. Cetak bukti pembayaran

Selalu cetak konfirmasi atau bukti pembayaran setiap kali Anda melakukan transaksi kartu kredit. Ini untuk mencocokkan nomor yang tertera pada bukti pembayaran dengan nomor yang tertera pada lembar tagihan kartu kredit setelahnya.

Bukti pembayaran ini juga dapat digunakan jika sewaktu-waktu ada masalah dengan transaksi Anda.

7. Gunakan kartu kredit dengan reputasi layanan yang baik

Sebelum mengajukan kartu kredit, sebaiknya Anda membandingkan beberapa kualitas kartu kredit. Pastikan kartu kredit yang digunakan dalam transaksi memiliki layanan pelanggan yang baik dan tidak akan menimbulkan masalah bagi pelanggan jika terjadi masalah.

Ini harus dilakukan untuk membuat Anda tenang jika suatu hari terjadi penipuan kartu kredit.

8. Hindari penggunaan kartu kredit dalam transaksi seluler

Kemajuan teknologi telah memungkinkan Anda untuk berbelanja online menggunakan ponsel Anda. Meskipun sangat nyaman, berhati-hatilah untuk tidak menggunakan ponsel Anda untuk transaksi kartu kredit.

Sebagai tindakan pencegahan, gunakan perangkat elektronik lain, seperti komputer dengan jaringan yang lebih aman.

9. Perhatikan dan pahami semua informasi!

Empat jenis informasi biasanya diperlukan selama transaksi online: nomor kartu kredit, tanggal kedaluwarsa kartu, kode keamanan (biasanya tiga atau empat digit), dan alamat pengiriman.

Jika suatu saat Anda menerima email yang menyatakan bahwa ada masalah dengan transaksi Anda dan meminta informasi tentang nomor kartu kredit Anda, harap abaikan email tersebut. Email tersebut kemungkinan besar adalah scam.

10. Hindari menyimpan informasi kartu kredit di toko online

Usahakan untuk tidak menyimpan informasi kartu kredit untuk transaksi online. Hal ini dilakukan untuk mencegah orang yang tidak bertanggung jawab mendapatkan dan menyalahgunakan informasi kartu kredit Anda.

Saat Anda masuk ke toko online dan sistem menanyakan apakah Anda ingin menyimpan nama pengguna atau kata sandi Anda, Anda dapat memilih “Tidak” sebagai tindakan pencegahan. Juga, jangan lupa untuk menekan tombol “Logout” setelah menyelesaikan transaksi. Kartu kredit telah membawa kemudahan dan kemudahan bagi semua pengguna dalam bertransaksi online.

Namun, Anda harus tetap menjadi pembeli yang cermat dan teliti dalam bertransaksi untuk menghindari penipuan atau hal-hal lain yang tidak diinginkan. Jadi selalu berhati-hatilah saat melakukan pembelian dan menggunakan kartu kredit.

Related posts