4 Cara Menangani Kulit Bruntusan pada Wajah

Update Link Video Bokeh China 4000 Bokeh Japanese 2022 Translation Full Version

caramesin.com-4 Cara Menangani Kulit Bruntusan pada Wajah Kulit wajah yang rusak memang benar-benar tidak enak dan mengganggu. Jika Anda bergumul dengan hal ini, ada cara mengatasi ruam kulit yang bisa Anda coba dengan mudah. Dengan cara ini Anda bisa mendapatkan kulit wajah yang bersih dan sehat.

Kulit pecah-pecah ditandai dengan benjolan kecil pada kulit, sehingga permukaan kulit menjadi kasar dan tidak rata. Kondisi ini bisa terjadi di bagian tubuh mana saja, termasuk wajah.

Penyebab Brutus pada wajah

Lepuh pada wajah terkadang disertai dengan rasa gatal atau ruam merah. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh banyak hal seperti jerawat, komedo, milia atau kulit kering.

Fragmen yang disebabkan oleh jerawat, komedo dan mil terjadi melalui pori-pori kulit wajah yang tersumbat. Sedangkan pada kulit kering, jerawat seringkali didahului oleh pengelupasan sel kulit yang berlebihan. Sel-sel ini bisa menumpuk dan nantinya menyumbat pori-pori kulit. Selain faktor di atas, ada juga faktor risiko yang dapat meningkatkan ruam kulit pada manusia, seperti obesitas, keturunan, dan perubahan hormonal seperti remaja atau kehamilan.

Meski jerawat tidak menular dan berbahaya, perawatan kulit yang baik tetap diperlukan untuk mengobati jerawat atau mencegah kekambuhan.

Berbagai cara untuk mengobati noda kulit

Ruam kulit wajah dapat diatasi dengan melakukan perawatan kulit secara teratur dengan produk perawatan kulit yang tepat. Berikut beberapa cara mengatasi ruam kulit wajah yang bisa Anda coba:

1. Gunakan pembersih wajah yang ringan

Mencuci wajah dengan pembersih wajah ringan yang disebut hypoallergenic membersihkan kulit dari jerawat tanpa membuatnya kering. Dan bersihkan wajah Anda setidaknya dua kali sehari untuk membersihkan kulit Anda.

See also  Deretan Dress Terbaik Kim Tae Ri di Red Carpet, dari Festival Film Cannes hingga Baeksang Awards

Jika kulit Anda berjerawat, coba gunakan pembersih wajah yang mengandung asam salisilat dan benzoil peroksida. Asam salisilat membersihkan pori-pori dan mencegah jerawat, sementara benzoil peroksida melawan bakteri penyebab jerawat. Anda mungkin juga ingin mempertimbangkan untuk menggunakan sabun pepaya untuk menghilangkan jerawat di wajah Anda.

2. Oleskan pelembab pada wajah

Banyak orang berpikir bahwa pelembab hanya boleh digunakan pada kulit kering, sedangkan kulit berminyak tidak membutuhkan pelembab. Padahal, kulit berminyak pun membutuhkan pelembab.

Pelembap pada dasarnya berfungsi sebagai pelembab untuk meningkatkan kadar air dan kelembapan pada kulit agar kulit tidak kering. Untuk kulit berminyak, produksi sebum mungkin berlebihan, tetapi kandungan air pada kulit mungkin tidak mencukupi.

Jadi, apa pun jenis kulit yang Anda miliki, Anda harus menggunakan pelembab di wajah setidaknya dua kali sehari. Pemilik kulit berminyak disarankan untuk menggunakan susu pelembab atau gel berbasis air dengan label non-komedogenik pada kemasannya.

Agar lebih efektif, Anda juga bisa memilih pelembab yang mengandung ceramide, hyaluronic acid, dimethicone, lanolin, glycerin, urea atau lactic acid, yang baik untuk mengatasi kulit pecah-pecah.

3. Hindari alergen atau iritasi

Alergi atau iritasi wajah juga bisa menjadi salah satu penyebab munculnya jerawat di wajah. Ini paling sering terjadi pada orang dengan riwayat eksim atau kulit sensitif. Oleh karena itu, untuk merawat wajah dan mengatasi jerawat dengan baik, jangan gunakan sabun sebagai produk perawatan wajah yang terbuat dari bahan kimia yang keras atau mengiritasi. Misalnya, produk yang mengandung parfum atau alkohol.

Anda juga bisa memilih produk yang hypoallergenic untuk mencegah iritasi pada wajah.

4. Lakukan peeling untuk mengangkat sel kulit mati

See also  Tips Mencegah Ban Bocor Saat Perjalanan Jauh

Cara terakhir untuk mengatasi jerawat adalah dengan peeling. Namun, Anda harus melakukan ini sekali atau dua kali seminggu.

Pengelupasan kulit bermanfaat dalam mengangkat sel kulit mati dan menghaluskan struktur permukaan kulit yang tidak rata. Ada 2 jenis produk peeling, yaitu mechanical peeling dan chemical peeling.

Pengelupasan mekanis mungkin termasuk pengelupasan wajah dan penggunaan beberapa alat bebas bahan kimia, seperti handuk basah yang direndam dalam air hangat. Jika Anda menggunakan peeling wajah, gunakan peeling yang lembut untuk menghindari iritasi pada kulit. Sedangkan chemical peeling biasanya menggunakan zat tertentu, seperti alpha-hydroxyl acid (AHA), asam salisilat, asam laktat, asam glikolat atau urea.

Selain itu, Anda bisa menggunakan produk yang mengandung retinoid atau retinol untuk mengangkat sel kulit mati. Namun, bahan ini tidak boleh digunakan oleh wanita yang sedang hamil atau berencana untuk hamil.

Sedikit lagi tips mengatasi cacat kulit wajah

Selain mengatasi ruam kulit di wajah bagian atas, ada beberapa tips untuk mencegah terulangnya jerawat, yaitu:

Batasi waktu mandi maksimal 10 menit.

Gunakan pelembab ruangan atau humidifier dalam ruangan. Cuci muka dengan air hangat.
Jangan menyentuh atau menggosok kulit dengan tangan kotor.
Batasi konsumsi makanan tinggi karbohidrat dan tambahan gula.
Nah, ada banyak cara mengatasi ruam kulit yang bisa Anda coba. Jika jerawat tidak hilang atau bertambah parah setelah melakukan prosedur di atas, konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan perawatan kulit wajah yang sesuai dengan kondisi dan kulit bermasalah Anda.

Related posts